KPK Sita Aset Rp150 Miliar dalam Kasus Pemerasan WNA
KPK menyita aset Rp150 miliar dalam kasus dugaan pemerasan izin tinggal WNA yang menjerat eks Wamen Imipas Silmy Karim dan 7 tersangka.
Aplikasi Threads besutan Mark Zuckerberg/bloomberg
Harianjogja.com, JAKARTA–Aplikasi keluaran Meta, Threads yang menarik perhatian banyak orang pada saat peluncurannya, dikabarkan telah kehilangan lebih dari setengah pengguna aktifnya dalam beberapa minggu ini.
Bos Meta, Mark Zuckerberg menyampaikan, seperti dikutip dari Reuters, Jumat (28/7/2023). Kendati demikian, Zuckerberg menganggap penurunan signifikan itu hal yang normal terjadi.
BACA JUGA: Ada Patahan Sesar, Satu Kampung Berisi 200 KK Direlokasi
Dia mengaku bahwa retensi pengguna saat ini justru lebih dari yang diekspektasikan para eksekutif, meski tidak sempurna.
“Jelas, jika Anda memiliki lebih dari 100 juta orang yang mendaftar, idealnya akan luar biasa jika mereka semua atau bahkan setengahnya bertahan. Kami belum sampai di sana," ujarnya.
Zuckerberg menambahkan, perusahaan telah mempersiapkan sejumlah strategi untuk memperkuat retensi pengguna. Di antaranya yaitu dengan menambahkan sejumlah fitur baru seperti kolom pencarian dan membuat versi desktop untuk platform.
Diketahui hingga saat ini Meta belum membuat situs web untuk Threads. Hal ini membuat Threads hanya bisa diakses melalui aplikasi yang terunduh di perangkat ponsel
Selain itu, Kepala Staf Produk, Chris Cox, mengatakan Meta juga berencana memperkuat jaringan antar platform dengan menambahkan fitur yang memungkinkan pengguna Instagram melihat “Threads penting” di aplikasi tersebut. Dengan kata lain, platform Instagram akan menampilkan Threads yang sedang viral.
Belum ada konfirmasi lebih lanjut tentang fitur tersebut, apakah hanya pengguna Instagram yang memiliki akun Threads yang bisa menerima “Threads penting” tersebut, atau fitur itu justru menjadi kolom tambahan di platform Instagram yang memungkinkan seluruh pengguna mengaksesnya.
Threads sebagai platform yang terintegrasi dengan Instagram menumpukan promosinya pada platform tersebut. Instagram bahkan menampilkan kolom bernama Threads pada pengaturan profil yang dapat langsung menyambungkan pengguna untuk mengunduh aplikasi tersebut.
Meta memang kerap memunculkan fitur-fitur yang mirip dengan platform lain. Sebelum Threads yang sangat mirip dengan Twitter, Meta meluncurkan Instagram Reels yang konsep dan tampilannya sangat mirip dengan TikTok.
Kendati menuai beragam tanggapan atas kebiasaan menirunya, Meta mengatakan Reels telah mengalami peningkatan signifikan dengan jumlah pemutaran video yang mencapai 200 juta per hari.
Zuckerberg juga membeberkan pendapatan tahunan Reels yang mencapai US$10 miliar atau Rp150 triliun, mengejar TikTok yang diketahui menarik US$9,9 miliar atau sekitar Rp149,3 triliun pendapatan iklan di seluruh dunia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
KPK menyita aset Rp150 miliar dalam kasus dugaan pemerasan izin tinggal WNA yang menjerat eks Wamen Imipas Silmy Karim dan 7 tersangka.
Pakar UMY Susilo Nur Aji menilai desil DTSEN bukan label mutlak kesejahteraan dan perlu dievaluasi sesuai dinamika ekonomi keluarga.
Kondur Gangsa 2026 digelar malam ini di Keraton Jogja. Simak titik pengalihan arus lalu lintas dan jam pemberlakuannya.
Tradisi Siraman Panjang Keraton Kasepuhan Cirebon kembali digelar. Warga antusias berebut air bekas cucian pusaka yang dipercaya membawa berkah.
Video pencopotan logo Bank Mandiri di gedung Jakarta viral di tengah polemik rekening Mas Botok yang mendapat sorotan publik.
Nezar Patria menyoroti tantangan AI dalam peradilan, terutama autentikasi bukti digital, sekaligus manfaatnya membantu administrasi kasus.