15+ Event Jogja Juli 2026, Ini Jadwal Lengkap dan Lokasinya
Deretan event seru di Jogja Juli 2026, mulai dari Kite Festival, Gamelan Festival, konser musik hingga festival literasi. Catat jadwal dan lokasinya di sini!
Ilustrasi keamanan siber.dok
Harianjogja.com, JOGJA—Gelombang transformasi digital berkembang pesat dan mengubah wajah ekonomi global. Transformasi digital yang terjadi juga menuntut peningkatan keamanan siber.
Seto Wijaya, CEO Fourtrezz, perusahaan keamanan siber asal Jogja, mengangkat isu tentang pentingnya keamanan siber sebagai pilar utama dalam pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia.
Ia menyoroti betapa krusialnya keamanan siber untuk mendukung potensi pertumbuhan ekonomi yang semakin pesat melalui sektor digital.
Menurutnya keamanan siber penting untuk memastikan bahwa fondasi ekonomi digital di Indonesia kokoh dan terjamin dari berbagai ancaman siber.
"Ekonomi digital telah menunjukkan potensi luar biasa di Indonesia. Seiring dengan pertumbuhan tersebut, risiko keamanan siber juga semakin meningkat," katanya, melalui keterangan persnya, Selasa (5/9/2023).
Seto merujuk hasil studi yang dilakukan oleh Google, Temasek, dan Bain & Company pada tahun 2022, di mana ekonomi digital Indonesia merupakan yang tertinggi di Asia Tenggara. Nilainya mencapai USD 77 miliar pada tahun 2022. Angka ini diperkirakan akan terus tumbuh hingga mencapai USD 146 miliar pada tahun 2025.
BACA JUGA: Ini yang Perlu Dilakukan untuk Menangkal Serangan Siber
Pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang pesat ini membuka peluang besar bagi bisnis dan masyarakat Indonesia, namun juga meningkatkan risiko keamanan siber. "Keamanan siber harus menjadi prioritas utama bagi perusahaan dan negara," tambah Seto.
Selain memberikan perlindungan terhadap ancaman siber, lanjut Seto, pertumbuhan ekonomi digital yang aman juga berdampak positif pada berbagai aspek kehidupan masyarakat.
1. Peningkatan Inovasi Teknologi
Keamanan siber yang kokoh mendorong para pelaku usaha di dunia digital untuk berinovasi dan menciptakan teknologi baru. Ketika mereka merasa yakin bahwa data dan informasi mereka aman, mereka akan lebih percaya diri dalam mengembangkan solusi-solusi canggih yang dapat memudahkan kehidupan masyarakat.
2. Pengembangan Start-up dan UMKM
Keamanan siber yang terjamin dapat membuka pintu bagi perkembangan start-up dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dengan kepercayaan yang tinggi dari para konsumen terhadap keamanan transaksi dan data mereka, pelaku usaha kecil dapat menjangkau pangsa pasar yang lebih luas dan meningkatkan potensi pertumbuhan bisnis mereka.
3. Peningkatan E-Commerce
Ekonomi digital yang aman mendorong pertumbuhan sektor e-commerce. Konsumen yang merasa nyaman dalam berbelanja secara online akan meningkatkan aktivitas transaksi, sehingga pelaku usaha e-commerce akan merasakan dampak positif dengan peningkatan penjualan dan pemasaran produk mereka.
4. Efisiensi Sistem Pemerintahan
Implementasi keamanan siber yang kuat dalam sistem pemerintahan dapat membantu mengurangi risiko kebocoran data dan penyalahgunaan informasi. Dengan begitu, sistem pemerintahan dapat berjalan lebih efisien dan transparan dalam menyediakan layanan publik bagi masyarakat.
5. Perkembangan Dunia Pendidikan
Ekosistem ekonomi digital yang aman membuka peluang bagi perkembangan dunia pendidikan. Pelaksanaan pembelajaran online, platform e-learning, dan kolaborasi antar lembaga pendidikan menjadi lebih lancar dan terjamin keamanannya. Hal ini memberikan akses yang lebih luas bagi para pelajar dan mahasiswa untuk memperoleh ilmu pengetahuan tanpa batas geografis.
6. Meningkatnya Kualitas Layanan Kesehatan
Keamanan siber yang terjamin dalam sistem pelayanan kesehatan membawa dampak positif pada kualitas layanan dan pengelolaan data medis. Hal ini memungkinkan berbagai pihak, termasuk pasien dan tenaga medis, untuk berkomunikasi dan berkolaborasi dengan lebih efisien, sehingga perawatan kesehatan menjadi lebih optimal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Deretan event seru di Jogja Juli 2026, mulai dari Kite Festival, Gamelan Festival, konser musik hingga festival literasi. Catat jadwal dan lokasinya di sini!
Sejarah upacara penurunan bendera 17 Agustus bermula di Gedung Agung Jogja pada 1946 dan berkembang menjadi tradisi kenegaraan hingga kini.
Pilur Gunungkidul 2026 digelar 26 September dengan 230 TPS di 31 kalurahan. DPT ditetapkan 24 Agustus.
Gempa M6,2 mengguncang Sulawesi Tengah pada Sabtu malam. BNPB mencatat satu orang meninggal dan dua gedung kantor rusak.
Batik Sembung di Kulonprogo membuat kain batik sepanjang 8,1 meter untuk memperingati HUT ke-81 RI dan menyuarakan pesan persatuan bangsa.
Thailand siapkan overhaul pajak kendaraan setelah Indonesia rayu Toyota pindahkan produksi. Tarif cukai lebih rendah untuk produsen lokal, lebih tinggi untuk CB