Advertisement

Aplikasi Ini Bisa Deteksi Sakit pada Kucing dengan Akurasi 95%

Muhammad Diva Farel Ramadhan
Jum'at, 14 Juni 2024 - 22:47 WIB
Mediani Dyah Natalia
Aplikasi Ini Bisa Deteksi Sakit pada Kucing dengan Akurasi 95% Foto ilustrasi. - Ist/Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Peneliti Jepang mengembangkan sebuah aplikasi baru yang dapat mendeteksi sakit pada kucing, CatsMe! Aplikasi ini menggunakan kecerdasan buatan untuk menentukan kapan kucing merasa sakit dengan tingkat akurasi yang diklaim capai 95%. Dikembangkan oleh startup teknologi inovatif Carelogy dan bekerja sama dengan peneliti dari Nihon University, CatsMe! siap merevolusi perawatan hewan peliharaan. CatsMe! dikembangkan dengan melatihnya pada 6.000 gambar kucing. Aplikasi tersebut telah digunakan oleh lebih dari 230.000 pelanggan sejak diluncurkan pada 2023.

Baca Juga: Unik! Bukannya Manusia, Pulau di Jepang ini Malah Dihuni Kucing

Advertisement

Profesor Universitas Nihon Kazuya Edamura mengatakan dokter hewan seperti dia bisa mengetahui sampai tingkat tertentu apakah seekor hewan kesakitan atau tidak. Tetapi bagi pemilik kucing, hal itu merupakan tantangan yang rumit. “Statistik kami menunjukkan bahwa lebih dari 70% kucing tua menderita radang sendi atau nyeri, namun hanya 2% dari mereka yang benar-benar pergi ke rumah sakit,” kata Edamura dilansir dari Reuters Jumat (14/6/2024). Dia mengatakan alih-alih membuat diagnosis akhir, penggunaan aplikasi sebagai alat bisa untuk menyadarkan pemilik apakah situasinya normal atau tidak.

Baca Juga: Punya Hewan Kesayangan? Lindungi Dia dengan Asuransi

CatsMe! menggunakan algoritma AI canggih untuk menganalisis berbagai indikator sakit pada kucing. Dengan memeriksa ekspresi wajah dan bahasa tubuh, aplikasi ini dapat mendeteksi tanda-tanda ketidaknyamanan yang mungkin terlewatkan oleh mata manusia. Pemilik hewan peliharaan nantinya akan mengunggah foto kucing mereka untuk dianalisis. Dalam beberapa saat, CatsMe! memberikan laporan terperinci tentang kemungkinan kucing mengalami nyeri, beserta tindakan yang disarankan untuk mengurangi ketidaknyamanan mereka. Seorang pecinta kucing dari Jepang Mayumi Kitakata, telah menjadi pengguna awal dari aplikasi ini.

Baca Juga: Penggunaan Teknologi AI untuk Perawatan Kulit, Hasil Lebih Akurat

Dia sering mengkhawatirkan kesehatan dan kesejahteraan kucingnya, Chi, yang berusia 14 tahun. Untuk membantu Chi hidup lebih lama, Mayumi beralih ke AI. "Tanda kuning ini adalah saat aplikasi menunjukkan bahwa kucing menunjukkan rasa sakit. Jika berlanjut untuk beberapa saat, dalam kasus saya, saya akan berkonsultasi dengan dokter hewan melalui telepon," kata Mayumi. Dia memantau aktivitas toilet Chi dan menggunakan aplikasi untuk membaca wajahnya setiap hari. Mayumi juga dahulu memelihara kucing yang meninggal sekitar 6 tahun lalu karena kanker. Dia mengatakan jika saja dia menyadarinya, mungkin kucing itu bisa terselamatkan. Kita bisa melakukan pengobatan kanker lebih awal atau semacamnya dan itu akan membantu, tapi bahkan dokter hewan pun tidak mengetahuinya,” katanya.

Selain itu, CatsMe! tidak hanya bermanfaat bagi pemilik hewan peliharaan individu tetapi juga bagi dokter hewan. Aplikasi ini dapat berfungsi sebagai alat tambahan dalam lingkungan klinis, membantu dalam diagnosis dan perawatan pasien kucing. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Bisnis.com

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Prediksi BMKG: Daftar Daerah Berpotensi Hujan Deras Disertai Petir

News
| Senin, 22 Juli 2024, 07:27 WIB

Advertisement

alt

Ini Dia Surganya Solo Traveler di Asia Tenggara

Wisata
| Kamis, 18 Juli 2024, 22:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement