DVI Polda Jatim Terima 76 Data Ante Mortem Korban Virgo Transport 8
DVI Polda Jatim menerima 76 data ante mortem dan mengumpulkan 42 sampel DNA keluarga korban KM Virgo Transport 8.
Anggrek - Ilustrasi/StockCake
Harianjogja.com, JOGJA—Penggunaan Internet of Things (IoT) kini makin berkembang. Baru-baru ini, tim mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) membuat perangkat pemeliharaan bunga anggrek berbasis Internet of Things (IoT).
Ketua Tim Mahasiswa UGM Muhammad Ridwan Adyatama mengatakan pengembangan perangkat dengan nama Fitovare didorong tingginya peminat anggrek di perkotaan, namun masih sering terkendala dalam perawatannya di dalam ruangan.
"Pencinta tanaman anggrek di daerah perkotaan masih sering kesulitan dengan perawatan anggrek, maka kami merintis dan mengembangkan Fitovare sebagai inovasi 'smart urban gardening' di Indonesia," ujar dia, dalam keterangan tertulis, Minggu (15/9/2024).
Menurut dia, berdasarkan data Portal Informasi Indonesia pada 2019, sekitar 500 spesies atau 10 persen dari 5.000 spesies anggrek Indonesia adalah komoditas bernilai komersial untuk dikembangkan.
Bahkan, karena tingginya permintaan anggrek di DIY produksi komoditas florikultura anggrek di wilayah ini pada 2022 tercatat mencapai 66.684 pot.
Muhammad Ridwan menjelaskan kit pemeliharaan anggrek yang ia kembangkan dilengkapi dengan perangkat IoT untuk memudahkan konsumen dalam memantau tanaman anggreknya.
BACA JUGA: Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi CPNS 2024, Ini Link dan Jadwal Lengkapnya
Bahkan, kata dia, media tanam mudah disisipkan di dalam ruangan, secara otomatis mendeteksi perubahan warna dan waktu penyiraman.
"Kit yang kami kembangkan dilengkapi dengan teknologi 'internet of things (IoT) agar pengguna dapat secara langsung memantau suhu dan kelembaban sekitar tanaman anggrek melalui telefon pintar," ujar dia.
Perangkat berupa kit lengkap pemeliharaan anggrek indoor dengan media autorepair dan relief national heritage itu berhasil dikembangkan oleh Ridwan Adyatama (Mahasiswa Kedokteran Hewan UGM), Faradila Azzahra Destriyanti (Kedokteran Hewan UGM), Fayza Najma Athiya (Kedokteran Hewan UGM), Arundina Wijaya (Teknologi Pertanian UGM), dan Keffa Auna Rasyidina (Akuntansi UGM).
Meskipun kit yang ada sudah dapat membantu dalam merawat anggrek, menurut Ridwan, tim masih terus mengembangkan optimasi produk dari segi desain dan kualitas media tanam.
"Kami sedang menguji keberhasilan kit ini secara jangka panjang untuk menjamin bahwa kit kami benar-benar memberikan kepuasan bagi pengguna," tutur anggota Tim UGM Fayza Najma.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
DVI Polda Jatim menerima 76 data ante mortem dan mengumpulkan 42 sampel DNA keluarga korban KM Virgo Transport 8.
Jadwal DAMRI dari YIA Sabtu 20 September 2026 tersedia ke sejumlah tujuan Jogja dan Sleman dengan tarif promo Rp50.000.
Jadwal KA Bandara YIA Minggu 20 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap.
Cukup Rp8.000, Ini Jadwal Lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo Hari Ini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 20 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jadwal tiap stasiun hingga Jogja.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 20 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.