Jangan Salah Paham, Ini Bedanya MHEV, HEV, PHEV, dan REEV
Masih bingung membedakan MHEV, HEV, PHEV, dan REEV? Simak penjelasan lengkap cara kerja, kelebihan, dan peran mesin bensin pada setiap teknologi mobil elektrifi
Whatsapp - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—WhatsApp mengumumkan satu fitur baru Meta AI yaitu Message Summaries, pekan ini. Fitur ini bisa dipakai untuk merangkum pesan WhatsApp, baik itu pribadi maupun grup, yang belum terbaca.
BACA JUGA: Apple Ubah Tampilan Antarmuka iOS 26
The Verge, Kamis (26/6/2025) mengungkapkan, untuk memakai Message Summaries, pengguna hanya perlu masuk ke jendela percakapan (chat) di WhatsApp. Lalu, mereka bisa mengeklik tombol "Summarize privately" yang akan muncul setelah label "xx unread messages".
Setelah diklik, Meta AI akan merangkum pesan WhatsApp yang belum terbaca dalam sebuah jendela pop-up. Dengan begini, pengguna tak perlu menggulirkan (scroll) layar mereka ke bawah jika ada puluhan atau ratusan unread messages.
WhatsApp mengatakan hasil rangkuman ini hanya akan bisa dilihat pengguna saja, tidak bisa dilihat pengguna lain. Hal ini dimungkinkan berkat teknologi yang dijuluki Private Processing. Teknologi ini diklam akan bisa memproses dan merangkum pesan di WhatsApp secara aman tanpa bisa dilihat atau disadap siapapun.
Fitur Message Summaries baru tersedia untuk bahasa Inggris saja. Fitur tersebut, untuk saat ini, juga hanya tersedia bagi pengguna WhatsApp di Amerika Serikat (AS) saja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Masih bingung membedakan MHEV, HEV, PHEV, dan REEV? Simak penjelasan lengkap cara kerja, kelebihan, dan peran mesin bensin pada setiap teknologi mobil elektrifi
Remco Evenepoel memenangi etape 16 Tour de France 2026 dan mengukir rekor kemenangan ke-500 Belgia sepanjang sejarah balapan.
Prabowo meminta perwira remaja TNI-Polri menguasai AI, teknologi siber, dan bahasa asing untuk menghadapi ancaman keamanan modern.
Dispar Sleman optimistis dua ajang lari pada 23 Agustus 2026 mampu menarik lebih banyak wisatawan dan menggerakkan ekonomi lokal
Nanik Deyang mundur dari Kepala BGN karena alasan kesehatan, namun menegaskan tetap mengawal Program Makan Bergizi Gratis.
Harga pangan nasional 22 Juli 2026 bergerak variatif. Bawang dan sebagian cabai turun, sementara beras medium, telur, dan minyak curah naik.