Advertisement
Lakukan Bullying di Tennessee, AS, SIM Pelaku Bakal Dicabut Selama Setahun

Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Negara bagian dari Amerika Serikat, Tennessee telah mengesahkan undang-undang baru yang akan mencabut Surat Izin Mengemudi (SIM) selama setahun kepada pelaku perudungan atau bullying.
BACA JUGA: Pedagang di Sekitar Jembatan Pandansimo Menjamur
Advertisement
Sementara bagi remaja yang belum memiliki SIM, pengadilan memiliki wewenang untuk menunda penerbitan SIM melalui Departemen Keamanan Tennessee.
Meski demikian, tidak semua akses akan tertutup bagi pelanggar pertama. Mereka masih diperbolehkan mengajukan SIM terbatas (restricted license) dalam waktu 10 hari sejak putusan.
SIM ini hanya mengizinkan perjalanan untuk keperluan penting seperti berangkat sekolah, bekerja, dan menghadiri kegiatan keagamaan. Untuk mendapatkannya, pelanggar harus memenuhi syarat usia, membayar biaya administrasi sebesar $20, dan lulus ujian mengemudi.
Selanjutnya, pengadilan akan meninjau dan memutuskan rute mana saja yang boleh dilalui dengan SIM terbatas tersebut. Meskipun terdengar cukup tegas, aturan ini dibuat agar memberi efek jera dan mencegah perilaku perundungan menjadi kebiasaan jangka panjang.
“Bullying dapat menyebabkan kerusakan jangka panjang yang berujung pada masalah kesehatan mental di kemudian hari," ujar State Rep., Lowell Russell, dikutip dari Carscoops, Kamis (10/7/2025).
“Sebagian besar tindakan kekerasan dan bunuh diri tercatat sebagai akibat dari perundungan. Saya lelah tidak ada yang benar-benar dilakukan untuk menghentikannya,” lanjutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

Demo Anarkistis, Prabowo Perintahkan Kapolri dan Panglima TNI Ambil Langkah Tegas
Advertisement

Kebun Bunga Lor JEC Jadi Destinasi Wisata Baru di Banguntapan Bantul
Advertisement
Berita Populer
- Ratusan Keluarga di Gunungkidul Dicoret dari Penerima PKH, Begini Alasannya
- Sultan HB X Minta 8 Pendemo yang Diamankan di Mapolda DIY Dibebaskan
- Pemangkasan Danais 2026, DPRD DIY Ingatkan Risiko Kontraksi APBD
- Sanden Fair 2025 Angkat UMKM dan Budaya Sebagai Gerbang Selatan DIY
- Termasuk Gunungkidul, Indonesia Kekurangan Mediator Hubungan Industrial
Advertisement
Advertisement