Advertisement

Tesla Hanya Jual 100 Unit di India Sejak Juli 2025

Jumali
Minggu, 30 November 2025 - 12:57 WIB
Jumali
Tesla Hanya Jual 100 Unit di India Sejak Juli 2025 Seorang pria melihat Tesla Model S di showroom di Beijing, Tiongkok 29 Januari 2014. - Reuters

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Produsen mobil listrik Tesla mengalami kesulitan besar di pasar India. Sejak resmi memasuki pasar pada Juli 2025, Tesla dilaporkan hanya berhasil menjual 100 unit hingga akhir November 2025. Hal ini menggambarkan tantangan keras di tengah proteksionisme dan harga tinggi.

Angka penjualan yang sangat rendah ini kontras dengan posisi India sebagai negara berpenduduk terbesar di dunia, hampir 1,5 miliar jiwa. Kondisi ini memicu sejumlah pengunduran diri pejabat penting Tesla India, termasuk kepala operasi dan sejumlah eksekutif lainnya.

Advertisement

“Jika dibandingkan dengan pasar mobil listrik India secara keseluruhan, angka tersebut memang terlihat sedikit lebih wajar. Hanya saja jika dibandingkan dengan Tesla di negara-negara lain, angka tersebut sangat menyedihkan,” tulis Electreck dalam laporannya, Minggu (30/11/2025).

Padahal, pasar mobil listrik India justru menunjukkan tren pertumbuhan positif. Data industri mencatat penjualan kendaraan listrik melonjak 57 persen tahun ini, jauh melampaui pertumbuhan industri otomotif secara keseluruhan yang hanya 13 persen.

Merek-merek asal Tiongkok mendominasi dengan menguasai sekitar sepertiga pangsa pasar EV India, dengan total penjualan mencapai 60.000 unit. Sementara di segmen mewah, produsen Jerman seperti Mercedes, BMW, dan Audi berhasil menjual sekitar 4.000 unit.

Kesulitan Tesla di India cukup ironis mengingat proses masuknya yang berliku. Kebijakan proteksionis India selama bertahun-tahun akhirnya berubah pada Maret 2025 ketika pemerintah menghapus bea impor kendaraan listrik.

Kendati demikian, Tesla masih terbentur masalah harga. Model Y yang dijual sekitar US$40.000 di Amerika Serikat, melambung menjadi US$67.000 di India akibat biaya impor. Harga ini hanya terjangkau oleh 1 persen konsumen India yang membeli mobil kategori mewah.

Infrastruktur pengisian daya juga menjadi kendala. Tesla saat ini hanya memiliki satu Stasiun Supercharger yang beroperasi, dengan dua lokasi lain di Gurugram masih dalam tahap "coming soon". Kondisi ini memperparah tantangan Tesla dalam bersaing di pasar yang justru sedang tumbuh pesat ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

KJRI Hong Kong Bantu Pemulangan Jenazah WNI Korban Kebakaran

KJRI Hong Kong Bantu Pemulangan Jenazah WNI Korban Kebakaran

News
| Minggu, 30 November 2025, 13:17 WIB

Advertisement

Kemenpar Kenalkan Wisata Banyuwangi-Bali ke Pasar Global

Kemenpar Kenalkan Wisata Banyuwangi-Bali ke Pasar Global

Wisata
| Sabtu, 29 November 2025, 14:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement