Advertisement

Kejar Level 3, BYD Kembangkan ADAS dengan Dana Rp238 Triliun

Jumali
Minggu, 04 Januari 2026 - 10:37 WIB
Jumali
Kejar Level 3, BYD Kembangkan ADAS dengan Dana Rp238 Triliun BYD Dolphin. - Harian Jogja - Antara

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—BYD mempercepat pengembangan teknologi ADAS menuju kemudi otonom Level 3 dengan investasi jumbo dan ribuan tenaga ahli.

Carnewschina mengungkapkan raksasa otomotif listrik asal Tiongkok tersebut telah membentuk tim khusus beranggotakan 5.000 pakar dan mengalokasikan investasi sebesar 100 miliar yuan (sekitar Rp238,8 triliun) untuk pengembangan teknologi ADAS menuju kemudi otonom Level 3.

Hingga akhir Desember 2025, teknologi Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) milik BYD yang dikenal sebagai "God’s Eye" telah terpasang di lebih dari 2,5 juta unit kendaraan.

Advertisement

Capaian ini membangun basis data cloud otomotif terbesar di Tiongkok. Setiap harinya, sistem ini memproses lebih dari 150 juta kilometer data mengemudi nyata, yang digunakan untuk menyempurnakan algoritme kecerdasan buatan (AI) agar semakin presisi.

BYD menerapkan pendekatan teknologi bernama "AI Agent + World Model". Melalui simulasi skenario virtual, sistem dilatih untuk menangani situasi langka dan kompleks di jalan raya yang sulit diprediksi oleh logika konvensional.

Mobil kini tak lagi sekadar alat transportasi, melainkan entitas cerdas dalam ekosistem Internet of Things (IoT). Fitur-fitur inovatif seperti kontrol rumah pintar (smart home) hingga integrasi drone kini mulai menjadi standar dalam kokpit cerdas BYD.

Melalui visi "Intelligent Driving for All", BYD berkomitmen melakukan demokratisasi teknologi. ADAS canggih tidak lagi hanya eksklusif untuk mobil mewah, melainkan akan menjadi fitur standar di seluruh segmen kendaraan BYD, mulai dari model ekonomis hingga kelas premium.

Industri otomotif Tiongkok kini tengah berakselerasi menuju kemampuan mengemudi otonom Level 3 (L3). Saat ini, tingkat penetrasi kendaraan berteknologi ADAS di Tiongkok telah menembus 62,58 persen.

Beberapa kompetitor seperti Xpeng dan Deepal telah mengantongi izin uji jalan L3. BYD pun berada di jalur yang sama, mempersiapkan sistem yang memungkinkan kendaraan beroperasi mandiri di bawah pengawasan pengemudi, sekaligus memberikan jaminan tanggung jawab penuh atas risiko yang mungkin timbul dari sistem parkir otonom L4 mereka.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Top Ten News Harianjogja.com pada Senin 5 Januari 2026

Top Ten News Harianjogja.com pada Senin 5 Januari 2026

News
| Senin, 05 Januari 2026, 10:27 WIB

Advertisement

Walking Tour Telusuri Jejak Sejarah Simpang Lima Boyolali

Walking Tour Telusuri Jejak Sejarah Simpang Lima Boyolali

Wisata
| Minggu, 04 Januari 2026, 22:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement