Kenapa Tiket Pesawat Domestik Bisa Lebih Mahal dari Luar Negeri? Ini Penjelasannya
Kenapa tiket pesawat domestik bisa lebih mahal dari luar negeri? Ini faktor avtur, pajak, persaingan, kapasitas, dan jarak penerbangan.
BYD Atto1/BYD
Harianjogja.com, JOGJA—BYD memperkenalkan BYD Seagull dengan nama berbeda di Indonesia. Pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2025, BYD Seagull diperkenalkan dengan nama BYD Atto1 dengan banderol Rp190 jutaan.
BACA JUGA: BYD Seagull Telah Diproduksi 1 Juta Unit
BYD Atto1 hadir dalam dua varian yakni Dynamic banderol Rp195 juta dan Premium seharga Rp235 juta. Keduanya berstatus on the road Jakarta.
BYD Atto 1 varian Dynamic dibekali baterai Blade 30,08 kwh dengan jarak tempuh maksimum 300 km. Sementara Premium mengadopsi baterai Blade 38,88 kwh yang mampu melaju 380 km.
BYD Atto 1 menggunakan motor listrik yang mampu menghasilkan tenaga 75 kw, torsi 135 Nm dan kecepatan maksimum 120 km/jam, untuk akselerasi, dari nol hingga 50 km/jam hanya butuh kurang dari 5 detik.
BYD Atto 1 memiliki panjang 3.925 mm, tinggi 1.720 mm dan lebar 1.590 mm. Untuk jarak sumbu rodanya 2.500 mm dan ground clearance-nya 155 mm.
BYD Atto 1 dipasarkan dengan warna Sprout Green, Apricity White dan Cosmos Black - Premium & Dynamic.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kenapa tiket pesawat domestik bisa lebih mahal dari luar negeri? Ini faktor avtur, pajak, persaingan, kapasitas, dan jarak penerbangan.
Jadwal KA Bandara YIA Minggu 27 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA serta waktu tempuhnya.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Minggu 27 September 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal dari Jogja dan Kutoarjo selengkapnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 27 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 27 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
DPRD Gunungkidul menegaskan Perubahan APBD 2026 harus berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar besarnya anggaran.