Advertisement
Waspada Hoaks Visual! Ini Cara Mendeteksi Foto Hasil AI
Foto ilustrasi tsunami. Foto dibuat menggunakan Artificial Intelligence Freepik.
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Maraknya foto hasil kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) membuka celah penipuan dan manipulasi visual. Mengenali detail anatomi, latar, hingga teks menjadi kunci membedakannya dari foto asli.
Advertisement
Mengutip dari Android Authority, berikut adalah sejumlah elemen kunci yang dapat membantu Anda mengidentifikasi foto buatan AI:
1. Anatomi Makhluk Hidup yang Tidak Wajar
Teknologi AI sering kali masih kesulitan menggambarkan anatomi manusia dan hewan secara sempurna. Cermati detail spesifik seperti jumlah jari yang berlebih, proporsi tubuh yang aneh, atau bagian tubuh yang tampak menyatu secara tidak wajar.
BACA JUGA
Di sisi lain, kulit manusia dalam gambar AI cenderung terlihat terlalu mulus, seolah melalui proses airbrush yang berlebihan, sehingga pori-pori, kerutan, atau ketidaksempurnaan alami lainnya hilang. Jika subjek foto terlihat "terlalu sempurna" atau justru mengalami distorsi anatomi, kemungkinan besar itu adalah hasil AI.
2. Inkonsistensi Detail dan Latar Belakang
Meski objek utama mungkin terlihat realistis berkat prompt yang detail, perhatikan objek di sekitarnya. AI kerap menghasilkan detail yang tidak konsisten, misalnya objek sampingan yang tampak kabur secara tidak logis, tekstur yang tidak sesuai, atau elemen latar belakang yang strukturnya kacau (seperti bentuk bangunan yang meliuk). Ketidakkonsistenan ini adalah petunjuk kuat adanya manipulasi AI.
3. Gunakan Fitur Pencarian Gambar Balik (Reverse Image Search)
Jika Anda menemukan gambar yang mencurigakan, manfaatkan fitur pencarian gambar balik seperti Google Lens. Saat ini, beberapa platform seperti Google dan OpenAI mulai menyematkan metadata atau watermark tersembunyi pada gambar hasil AI yang dapat terdeteksi melalui hasil pencarian.
Selain itu, cara ini membantu Anda melacak sumber asli gambar. Jika gambar tersebut hanya beredar di media sosial tanpa referensi dari sumber tepercaya (seperti situs berita resmi), Anda patut waspada.
4. Teks yang Kabur atau Tidak Kontekstual
Hingga saat ini, AI umumnya masih kesulitan menghasilkan teks yang jelas dan konsisten di dalam gambar. Perhatikan apakah huruf-huruf pada papan jalan atau poster terlihat kabur, tidak utuh, atau memiliki susunan kata yang tidak logis.
5. Zoom In: Periksa detail kecil seperti gigi, mata, atau bayangan yang tidak konsisten dengan cahaya.
6. Periksa juga konteksnya; AI mungkin berhasil menangkap suasana umum suatu lokasi, namun sering kali gagal mereproduksi detail kecil seperti tulisan pada papan nama atau simbol-simbol lokal dengan akurat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Desa Tempur Jepara Terisolasi, Pemkab Buka Jalur Alternatif
Advertisement
Malaysia Perkenalkan Panda Raksasa Baru Chen Xing dan Xiao Yue
Advertisement
Berita Populer
- Hujan Deras Ganggu Pencarian Dua Pemancing di Wediombo Gunungkidul
- Kasus ISPA di Jogja Melejit pada 2025, Awal 2026 Landai
- Seniman Bantul Galang Donasi untuk Korban Bencana di Sumatera
- Bantul Diproyeksikan Tetap Surplus Padi pada 2026
- Pengolahan Sampah Mandiri Jogja Diperkuat Usai TPST Piyungan Tutup
Advertisement
Advertisement



