Advertisement
Anthropic Tuding Tiga Perusahaan AI China Curi Teknologi Claude
Ilustrasi Artificial Intelligence / Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Perusahaan AI asal AS, Anthropic, menuding DeepSeek, Moonshot AI, dan MiniMax melakukan “distilasi ilegal” untuk menyalin kemampuan model Claude.
Dalam pernyataan resminya, Anthropic mengeklaim ketiganya melakukan praktik “distilasi ilegal” untuk menyalin kemampuan model AI mereka, Claude.
Advertisement
Anthropic menyebut praktik tersebut dilakukan secara terstruktur melalui pembuatan lebih dari 24.000 akun palsu. Dari akun-akun itu, tercatat sekitar 16 juta interaksi yang diduga dimanfaatkan untuk mengekstrak data dan pola respons model Claude guna meningkatkan performa model mereka sendiri.
MiniMax disebut menjadi pihak dengan interaksi terbesar, mencapai sekitar 13 juta interaksi yang berfokus pada kemampuan pengodean. Bahkan, seusai peluncuran versi terbaru Claude, MiniMax dilaporkan mengalihkan sebagian besar trafiknya dalam waktu singkat untuk mengakses kemampuan orkestrasi alat milik Anthropic.
BACA JUGA
Sementara itu, DeepSeek dituding melakukan sekitar 150.000 interaksi yang menyasar kemampuan penalaran (reasoning) kompleks. Moonshot AI juga tercatat melakukan 3,4 juta interaksi yang menargetkan kemampuan agen AI. Menurut Anthropic, pola tersebut menunjukkan upaya sistematis untuk mereplikasi fitur-fitur inti model Claude.
Distilasi sendiri merupakan teknik umum dalam pengembangan AI, biasanya digunakan untuk melatih model yang lebih kecil agar lebih efisien dengan meniru model besar. Namun, Anthropic menegaskan praktik itu menjadi pelanggaran jika dilakukan tanpa izin dan dalam skala masif untuk kepentingan komersial pesaing.
Perusahaan juga mengaku menemukan indikasi penggunaan infrastruktur proxy guna menghindari sistem deteksi keamanan, berdasarkan analisis alamat IP dan metadata.
Isu ini turut dikaitkan dengan kekhawatiran keamanan nasional. Anthropic memperingatkan bahwa model hasil distilasi yang tidak memiliki sistem pengaman (safeguard) seperti model aslinya berpotensi disalahgunakan, termasuk untuk kepentingan militer, intelijen, atau pengawasan.
Mengutip Engadget, tuduhan tersebut memicu berbagai reaksi di industri teknologi. Elon Musk melalui platform X turut menyindir Anthropic dengan menyinggung gugatan hak cipta yang pernah dialami perusahaan itu, serta mempertanyakan praktik pengumpulan data dalam pelatihan model AI secara umum.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari DeepSeek, Moonshot AI, maupun MiniMax terkait tuduhan tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Skandal Epstein: Eks Dubes Inggris Peter Mandelson Ditangkap
Advertisement
Nawang Senja Jadi Spot Ngabuburit Favorit di Pantai Glagah
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement







