Advertisement
BYD Naik Kelas: Dari EV Massal ke Mobil Performa Premium
BYD Dolphin. - Harian Jogja - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Produsen otomotif asal China, BYD (Build Your Dreams), resmi membentuk divisi mobil performa tinggi sebagai bagian dari strategi ekspansi globalnya. Langkah ini menandai perubahan besar dari citra sebagai produsen kendaraan listrik massal menjadi merek yang menyasar segmen emosional dan premium.
Selama ini, BYD dikenal kuat di elektrifikasi massal dan teknologi baterai. Namun, setelah sukses menjadi salah satu pemimpin pasar kendaraan listrik dunia, perusahaan kini mulai membidik segmen performa tinggi yang selama ini didominasi pabrikan Jepang dan Eropa.
Advertisement
Pembentukan divisi ini membuka peluang BYD untuk bersaing langsung dengan lini performa legendaris seperti:
- Toyota Gazoo Racing
BACA JUGA
- Nismo
- Hyundai N
Tak sekadar ubahan kosmetik, divisi ini disebut akan menghadirkan peningkatan signifikan pada sektor mekanis seperti sistem suspensi, pengaturan sasis, hingga motor listrik bertenaga lebih besar.
Shark 6 Siap Tantang Ranger Raptor
Salah satu model yang disiapkan adalah versi agresif dari BYD Shark 6, pikap berbasis Plug-in Hybrid (PHEV). Model ini diproyeksikan menantang dominasi Ford Ranger Raptor di segmen pikap performa tinggi.
Dengan kombinasi tenaga besar dan efisiensi elektrifikasi, Shark 6 diharapkan menjadi alternatif baru bagi konsumen yang menginginkan performa tanpa meninggalkan efisiensi bahan bakar.
Hypercar Listrik: Yangwang U9 Extreme
Di kelas lebih ekstrem, BYD melalui sub-brand premiumnya menghadirkan Yangwang U9 versi Extreme. Hypercar ini diklaim mampu menembus kecepatan hingga 496 km/jam, menjadikannya salah satu kendaraan listrik paling ambisius yang pernah diproduksi pabrikan China.
Langkah ini menunjukkan keseriusan BYD dalam membangun citra sebagai produsen mobil berteknologi tinggi dan berorientasi performa.
Incar Dunia Motorsport
BYD juga mulai melirik dunia motorsport profesional sebagai laboratorium pengembangan teknologi. Partisipasi dalam ajang balap diyakini akan mempercepat transfer inovasi dari lintasan ke kendaraan produksi massal.
Jika strategi ini berjalan mulus, BYD berpotensi menjadi merek China pertama yang secara serius mengusik dominasi pabrikan kelas atas dunia di segmen mobil performa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Jalur Pantura Situbondo Banyak Lubang, Polisi Imbau Hati-Hati
Advertisement
Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan
Advertisement
Berita Populer
- Kunjungan Wisata Bantul Naik Jelang Imlek, Pantai Jadi Magnet
- Warga Rejowinangun Jogja Dilatih Daur Ulang Sampah Jadi Kerajinan
- Antisipasi Padusan, SAR Siapkan 100 Personel di Pantai Parangtritis
- Bentrokan Remaja di Canden Bantul, Polisi Amankan 10 Orang
- Fenomena Swasensor Meluas, Akademisi UII Soroti Ancaman Ekspresi
Advertisement
Advertisement







