Advertisement

Galaxy S26 Usung Perplexity AI Terintegrasi

Jumali
Senin, 23 Februari 2026 - 19:37 WIB
Jumali
Galaxy S26 Usung Perplexity AI Terintegrasi Logo Samsung - Ist/Samsung

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Samsung resmi menanamkan Perplexity AI ke sistem Galaxy S26, memperkuat strategi multi-agen kecerdasan buatan pada perangkat flagship terbarunya. Langkah ini menandai ekspansi besar ekosistem Galaxy AI seusai sebelumnya mengintegrasikan Google Gemini pada 2024.

Integrasi Perplexity AI di Galaxy S26 tidak sekadar menghadirkan aplikasi tambahan, melainkan dibenamkan langsung ke inti sistem operasi. Pendekatan ini memungkinkan perangkat memahami konteks penggunaan secara menyeluruh, sehingga pengguna dapat berpindah tugas tanpa perlu mengulang perintah dari awal.

Advertisement

Asisten pintar tersebut dapat diaktifkan melalui perintah suara “Hey Plex” maupun tombol daya sebagai pintasan cepat. Samsung memastikan Perplexity AI menjadi pilar utama pada generasi terbaru Galaxy, dengan Samsung Galaxy S26 sebagai lini pertama yang mengusung agen AI ini.

Perplexity AI juga terintegrasi dengan berbagai aplikasi bawaan seperti Galeri, Notes, Kalender, Jam, dan Pengingat. Selain itu, dukungan aplikasi pihak ketiga memperluas kemampuan asisten virtual sehingga tak terbatas pada layanan internal Samsung.

Presiden sekaligus Kepala R&D Mobile eXperience (MX) Business Samsung Electronics, Won-Joon Choi, menegaskan strategi multi-agen AI ini memberi fleksibilitas lebih besar bagi pengguna.

"Galaxy AI berperan sebagai orkestrator, menyatukan berbagai bentuk AI ke dalam satu pengalaman yang alami dan kohesif," ujar Won-Joon Choi dikutip dari GSM Arena.

Strategi tersebut didasarkan pada riset internal yang menunjukkan sebagian besar pengguna kini memanfaatkan lebih dari dua agen AI dalam aktivitas harian mereka. Dengan pendekatan ini, Galaxy AI akan mengoordinasikan berbagai kecerdasan buatan agar bekerja secara presisi dalam menyelesaikan tugas kompleks.

Selain Perplexity, Samsung turut menyiapkan pembaruan besar pada Bixby melalui sistem antarmuka One UI 8.5. Seusai mendapat dukungan teknologi Perplexity, Bixby mampu memahami perintah bahasa alami untuk mengubah pengaturan sistem maupun melakukan pencarian web secara real-time tanpa harus menyebutkan nama menu secara spesifik.

Sebagai contoh, pengguna cukup mengatakan, “Jangan biarkan layar mati saat saya melihatnya,” dan sistem otomatis mengaktifkan fitur yang relevan. Pembaruan One UI 8.5 juga diprediksi hadir pada perangkat Galaxy seri S dan Z generasi sebelumnya.

Seluruh inovasi ini dijadwalkan dipresentasikan dalam ajang Galaxy Unpacked pada 25 Februari 2026. Strategi Samsung ini menegaskan ambisinya memimpin era perangkat berbasis kecerdasan buatan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Sosok El Mencho, Bos Kartel Narkoba CJNG yang Tewas di Meksiko

Sosok El Mencho, Bos Kartel Narkoba CJNG yang Tewas di Meksiko

News
| Senin, 23 Februari 2026, 21:27 WIB

Advertisement

WISATA RAMADAN: Jejak Dakwah di Kampung Maksiat Samarinda

WISATA RAMADAN: Jejak Dakwah di Kampung Maksiat Samarinda

Wisata
| Senin, 23 Februari 2026, 15:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement