Rekor Baru ChatGPT, 1 Miliar Pengguna Aktif dalam Tiga Tahun

Jumali
Jumali Kamis, 04 Juni 2026 12:17 WIB
Rekor Baru ChatGPT, 1 Miliar Pengguna Aktif dalam Tiga Tahun

Cara menggunakan chatGPT/tangkapan layar/Bisnis-Novita S. Simamora

Harianjogja.com, JOGJA—Pemanfaatan kecerdasan buatan semakin menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari masyarakat global. Salah satu buktinya adalah keberhasilan ChatGPT mencapai lebih dari 1 miliar pengguna aktif bulanan hanya dalam kurun waktu sekitar tiga tahun sejak diluncurkan.

Pencapaian tersebut menempatkan ChatGPT sebagai salah satu aplikasi digital dengan pertumbuhan tercepat di dunia. Platform AI besutan OpenAI itu kini digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari pekerjaan, pendidikan, riset, hingga pembuatan konten.

Lonjakan jumlah pengguna tersebut menunjukkan bahwa teknologi AI tidak lagi sekadar menjadi tren, melainkan mulai menjadi alat yang digunakan secara luas dalam kehidupan sehari-hari.

Pertumbuhan pengguna ChatGPT juga masih tergolong tinggi. Dalam setahun terakhir, jumlah pengguna aktifnya dilaporkan meningkat sekitar 62%, menandakan adopsi AI generatif masih terus berlangsung di berbagai negara.

Persaingan AI Memasuki Babak Baru

Di balik dominasi ChatGPT, industri AI kini mulai memasuki fase persaingan yang semakin ketat. Sejumlah platform baru terus bermunculan dan berupaya merebut perhatian pengguna.

Laporan Sensor Tower menunjukkan bahwa pengguna AI kini tidak lagi terpaku pada satu aplikasi. Banyak pengguna mulai mencoba berbagai layanan AI untuk membandingkan kemampuan, fitur, dan pengalaman penggunaan.

Salah satu pesaing yang mencuri perhatian adalah Claude, chatbot yang dikembangkan Anthropic. Di Amerika Serikat, pengguna ChatGPT yang mengunduh Claude tercatat mengurangi waktu penggunaan ChatGPT sekitar 5% dalam satu bulan setelah memasang aplikasi tersebut.

Meski terlihat kecil, perubahan tersebut menunjukkan bahwa loyalitas pengguna di industri AI mulai mengalami pergeseran.

Dominasi ChatGPT Masih Kuat

Hingga kuartal kedua 2026, ChatGPT masih menjadi aplikasi AI paling populer di dunia. Platform ini menguasai sekitar 47% total unduhan aplikasi AI utama.

Namun, angka tersebut mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai sekitar 67%. Penurunan pangsa pasar itu sebagian dinikmati oleh sejumlah pesaing yang mulai berkembang pesat.

Claude menjadi salah satu yang paling menonjol. Jika sepanjang 2025 kontribusinya terhadap total unduhan aplikasi AI hanya sekitar 1% per kuartal, kini angkanya meningkat menjadi sekitar 14%.

Secara jumlah pengguna, Claude memang masih tertinggal jauh dengan sekitar 56 juta pengguna aktif bulanan. Namun laju pertumbuhannya sangat agresif.

Data menunjukkan pertumbuhan tahunan Claude mencapai sekitar 640%, jauh melampaui pertumbuhan ChatGPT yang berada di kisaran 62%.

OpenAI dan Anthropic Bersiap Hadapi Persaingan Lebih Besar

Perkembangan tersebut mengindikasikan bahwa industri AI mulai bergerak menuju ekosistem yang lebih kompetitif. Jika sebelumnya pasar didominasi satu pemain utama, kini sejumlah perusahaan teknologi mulai membangun posisi masing-masing.

OpenAI masih memiliki keunggulan besar dari sisi merek, jumlah pengguna, dan ekosistem produk. Namun munculnya pemain seperti Anthropic menunjukkan bahwa pasar AI masih sangat dinamis.

Persaingan diperkirakan semakin menarik dalam beberapa tahun ke depan, terutama dengan meningkatnya investasi di sektor AI serta munculnya berbagai model baru yang menawarkan kemampuan berbeda.

Selain itu, muncul laporan bahwa OpenAI maupun Anthropic tengah mempersiapkan langkah strategis jangka panjang, termasuk kemungkinan melantai di bursa saham pada masa mendatang.

Inovasi Diperkirakan Semakin Cepat

Bagi pengguna, meningkatnya persaingan antarperusahaan AI berpotensi menghadirkan manfaat yang lebih besar. Kompetisi biasanya mendorong pengembangan fitur baru, peningkatan kualitas layanan, hingga efisiensi biaya penggunaan.

Dengan semakin banyaknya pilihan platform AI, pengguna dapat memilih layanan yang paling sesuai dengan kebutuhan, baik untuk produktivitas, pendidikan, pengembangan perangkat lunak, maupun kebutuhan kreatif lainnya.

Pencapaian 1 miliar pengguna menjadi bukti bahwa AI telah memasuki fase adopsi massal. Namun pada saat yang sama, pertumbuhan pesaing menunjukkan bahwa persaingan untuk menjadi pemimpin industri AI global masih jauh dari selesai.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online