Visa Habis, Bintang Iran Ini Terancam Absen di Piala Dunia
Mehdi Torabi terancam absen membela Iran di Piala Dunia 2026 setelah visa masuk Amerika Serikat miliknya kedaluwarsa usai laga perdana.
AI Gemini milik Google. - ist/Google
Harianjogja.com, JOGJA—Mulai Jumat (1/5/2026), pengguna Google Gemini tidak perlu lagi membuat dokumen secara manual. Pembaruan terbaru memungkinkan pembuatan berbagai jenis file secara otomatis hanya melalui perintah singkat.
Dilansir dari GSM Arena, Jumat (1/5/2026) fitur ini telah tersedia secara global dan dapat langsung digunakan tanpa proses aktivasi tambahan. Pengguna cukup mengetik instruksi sederhana, lalu sistem akan menghasilkan file sesuai kebutuhan dalam hitungan detik.
Perubahan ini membawa dampak besar bagi produktivitas, utamanya bagi pekerja, pelajar, dan kreator konten yang sering berurusan dengan dokumen digital. Sebab, aktivitas seperti membuat laporan, menyusun jadwal proyek, atau merangkum rapat kini dapat dilakukan lebih cepat.
Gemini mendukung berbagai format file, mulai dari dokumen kerja seperti Google Docs, Sheets, dan Slides hingga format umum seperti PDF, DOCX, XLSX, CSV, hingga Markdown dan LaTeX. Fleksibilitas ini membuat pengguna tidak perlu berpindah aplikasi untuk menyelesaikan pekerjaan.
Setelah file dibuat, pengguna dapat langsung mengunduhnya atau menyimpannya ke layanan cloud seperti Google Drive. Dengan demikian, dokumen yang telah disimpan dapat diakses kapan saja dan dari berbagai perangkat.
Langkah ini juga menandai perubahan besar dalam pemanfaatan kecerdasan buatan. Jika sebelumnya AI hanya digunakan untuk menghasilkan teks atau gambar, kini adanya fitur baru ini sistem mampu membuat dokumen yang siap digunakan, diedit, dan dibagikan.
Google menyebut pembaruan ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan efisiensi kerja di era digital yang serba cepat. Pekerjaan administratif yang berulang diharapkan dapat berkurang secara signifikan.
Di sisi lain, inovasi ini juga memperketat persaingan di industri teknologi. Kehadiran fitur baru dari Gemini mendorong platform lain seperti ChatGPT dan Microsoft Copilot untuk terus mengembangkan kemampuan serupa.
Bagi pengguna umum, pembaruan ini membuka peluang untuk menyelesaikan berbagai pekerjaan dalam waktu lebih singkat. Dari pembuatan laporan hingga presentasi, semua dapat dilakukan dengan lebih praktis.
Dengan fitur ini, penggunaan AI dalam aktivitas sehari-hari semakin terasa nyata, sekaligus mengubah cara masyarakat bekerja di lingkungan digital modern.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mehdi Torabi terancam absen membela Iran di Piala Dunia 2026 setelah visa masuk Amerika Serikat miliknya kedaluwarsa usai laga perdana.
Inggris menghadapi Kroasia pada laga pembuka Grup L Piala Dunia 2026. Duel ini menjadi ujian pertama Thomas Tuchel bersama The Three Lions.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, Sabtu–Senin (13–15 Juni 2026) ini, mengangkat tema Nyawiji Dadi Siji, Panjaga Nusantara dan wajib diikuti oleh selur
Prahdiska Bagas Shujiwo menyingkirkan Lee Zii Jia, sementara Muhamad Yusuf melaju mulus ke babak 16 besar Macau Open 2026.
Dinkes Bantul menargetkan 460 ribu warga mengikuti Program Cek Kesehatan Gratis 2026 melalui strategi jemput bola ke komunitas dan instansi.
Lionel Messi mencetak hattrick pertama di Piala Dunia saat Argentina mengalahkan Aljazair 3-0 dan menyamai rekor 16 gol Miroslav Klose.