Polri Usut Beras Fortifikasi, 5 Merek Diduga Tak Sesuai Label
Polri mengusut dugaan beras fortifikasi tak sesuai label pada lima merek. Sebanyak 1.194 kemasan disita dengan nilai Rp155,2 juta.
Ilustrasi./Honda
Harianjogja.com, JAKARTA -- Saat mengendarai sepeda motor posisi tubuh perlu diperhatikan dengan benar agar nyaman saat berkendara. Posisi tubuh yang baik memberikan manfaat bagi kesehatan pengendara.
Namun, tidak banyak orang yang tahu posisi berkendara yang benar. Tak heran, banyak orang yang mengeluh selalu pegal-pegal usai mengendarai sepeda motor.
Berikut tips mengendarai sepeda motor yang benar.
Ride on Position
Pada posisi ini, tubuh bagian atas pengendara lebih santai. Ini karena posisi punggung tegak sehingga dapat menurunkan stres pada bagian bahu, punggung dan leher. Selain itu, posisi lutut yang relatif rata dengan pinggul dapat mengurangi stres atau ketegangan pada paha, ditunjang dengan desain jok yang mampu menyangga dengan baik.
Leasure Position
Leasure position merupakan posisi di mana kaki dapat berpindah ke bagian depan ketika sedang berkendara. Posisi ini dapat digunakan untuk menurunkan ketegangan pada kaki bagian bawah atau betis saat perjalanan jarak jauh.
Manfaat bagi kesehatan bila berkendara dengan benar:
1. Memperkuat Otot Perut dan Pinggang
Posisi tubuh yang tepat saat aktivitas berkendara seperti berbelok, menempuh jalan lurus, berkendara melewati medan yang berat, dan sebagainya akan memperkuat otot perut dan pinggang pengendara. Ini membuat tulang punggung mendapatkan penopang yang kokoh dan kuat, sehingga tidak cepat pegal..
2. Memperkuat Leher dan Tulang Belakang
Posisi berkendara yang tepat dapat menjadi terapi yang sangat baik untuk leher dan tulang belakang? Ini berhubungan dengan posisi leher saat mengenakan helm.
Jika posisi duduk benar, helm yang menjadi beban tambahan dapat dijadikan latihan kekuatan leher pengendara. Sebab itu, posisi berkendara yang tegap dan tidak loyo akan memperkuat otot leher dan tulang belakang.
3. Mendukung Metabolisme
Meski hanya duduk di atas jok, berkendara adalah aktivitas yang cukup melelahkan karena menuntut tenaga dan tingkat kebugaran. Ini membuat proses metabolisme/pembakaran dalam tubuh semakin meningkat.
Postur tubuh yang baik tidak hanya akan mendukung peningkatan metabolisme, tapi juga meredam feedback negatif yang dirasakan tubuh setelah berkendara, seperti capai dan pegal.
4. Memperkuat Paha dan Lutut
Postur tubuh yang benar dan stabil saat berkendara motor akan memperkuat paha dan lutut. Ini dikarenakan aktivitas berkendara membuat otot-otot penunjang sendi menjadi lebih kuat dan lentur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polri mengusut dugaan beras fortifikasi tak sesuai label pada lima merek. Sebanyak 1.194 kemasan disita dengan nilai Rp155,2 juta.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 22 Oktober 2026 tersedia mulai pagi. Simak jadwal lengkap dari Stasiun Palur hingga Jogja/Tugu.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 22 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap dan tarif KRL Rp8.000.
Real Madrid menjamu RB Leipzig di Liga Champions, Kamis dini hari. Simak jadwal, hasil laga sebelumnya, dan peluang kedua tim.
Inter Milan menjamu Shakhtar Donetsk di Liga Champions, Kamis dini hari. Simak jadwal, kondisi Lautaro Martinez, dan peluang kedua tim.
Bayern Muenchen menjamu Arsenal di Liga Champions. Kimmich dan Olise absen, sedangkan kondisi Kompany dan Neuer menjadi perhatian.