Anak Gajah Yuna Mati Diduga Terinfeksi Virus EEHV di Aceh
Anak gajah Yuna mati di PLG Saree Aceh diduga terinfeksi EEHV. BKSDA Aceh melakukan deteksi dini terhadap gajah anakan lainnya.
Ilustrasi./Honda
Harianjogja.com, JAKARTA -- Saat mengendarai sepeda motor posisi tubuh perlu diperhatikan dengan benar agar nyaman saat berkendara. Posisi tubuh yang baik memberikan manfaat bagi kesehatan pengendara.
Namun, tidak banyak orang yang tahu posisi berkendara yang benar. Tak heran, banyak orang yang mengeluh selalu pegal-pegal usai mengendarai sepeda motor.
Berikut tips mengendarai sepeda motor yang benar.
Ride on Position
Pada posisi ini, tubuh bagian atas pengendara lebih santai. Ini karena posisi punggung tegak sehingga dapat menurunkan stres pada bagian bahu, punggung dan leher. Selain itu, posisi lutut yang relatif rata dengan pinggul dapat mengurangi stres atau ketegangan pada paha, ditunjang dengan desain jok yang mampu menyangga dengan baik.
Leasure Position
Leasure position merupakan posisi di mana kaki dapat berpindah ke bagian depan ketika sedang berkendara. Posisi ini dapat digunakan untuk menurunkan ketegangan pada kaki bagian bawah atau betis saat perjalanan jarak jauh.
Manfaat bagi kesehatan bila berkendara dengan benar:
1. Memperkuat Otot Perut dan Pinggang
Posisi tubuh yang tepat saat aktivitas berkendara seperti berbelok, menempuh jalan lurus, berkendara melewati medan yang berat, dan sebagainya akan memperkuat otot perut dan pinggang pengendara. Ini membuat tulang punggung mendapatkan penopang yang kokoh dan kuat, sehingga tidak cepat pegal..
2. Memperkuat Leher dan Tulang Belakang
Posisi berkendara yang tepat dapat menjadi terapi yang sangat baik untuk leher dan tulang belakang? Ini berhubungan dengan posisi leher saat mengenakan helm.
Jika posisi duduk benar, helm yang menjadi beban tambahan dapat dijadikan latihan kekuatan leher pengendara. Sebab itu, posisi berkendara yang tegap dan tidak loyo akan memperkuat otot leher dan tulang belakang.
3. Mendukung Metabolisme
Meski hanya duduk di atas jok, berkendara adalah aktivitas yang cukup melelahkan karena menuntut tenaga dan tingkat kebugaran. Ini membuat proses metabolisme/pembakaran dalam tubuh semakin meningkat.
Postur tubuh yang baik tidak hanya akan mendukung peningkatan metabolisme, tapi juga meredam feedback negatif yang dirasakan tubuh setelah berkendara, seperti capai dan pegal.
4. Memperkuat Paha dan Lutut
Postur tubuh yang benar dan stabil saat berkendara motor akan memperkuat paha dan lutut. Ini dikarenakan aktivitas berkendara membuat otot-otot penunjang sendi menjadi lebih kuat dan lentur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Anak gajah Yuna mati di PLG Saree Aceh diduga terinfeksi EEHV. BKSDA Aceh melakukan deteksi dini terhadap gajah anakan lainnya.
DPRD Kulonprogo meminta Pemkab menyiapkan solusi permanen kekeringan, termasuk pemetaan wilayah dan pembangunan sumber air alternatif.
BPKAD Kota Jogja mengembangkan SIAP, sistem pengingat digital untuk mendorong penarikan APBD tepat waktu dan mencegah penumpukan.
Iran menolak menghentikan perang dan membuka Selat Hormuz sebelum AS memenuhi tuntutan terkait perang, aset, dan gencatan senjata.
Ford Australia tarik 13.907 unit Ranger karena side curtain airbag berisiko gagal mengembang. Pengiriman dan test drive dihentikan sementara. Perbaikan gratis m
Super League 2026/2027 akan diwarnai dominasi pelatih asing. Dari 18 klub peserta, hanya Isen Mulang FC yang menunjuk pelatih lokal, Ade Suhendra.