Bahaya Memboncengkan Anak di Depan

Jumali
Jumali Minggu, 20 Februari 2022 03:07 WIB
Bahaya Memboncengkan Anak di Depan

Pemudik sepeda motor. /Bisnis Indonesia-Rachman

Harianjogja.com, JOGJAMemboncengkan anak di depan kerap dilakukan oleh para pengendara motor. Padahal, Memboncengkan anak di depan sangat berbahaya. Selain terpapar debu dan polusi, anak juga rawan terkena kerikil maupun batu yang beterbangan dari jalan.

Berikut bahaya memboncengkan anak di depan :

- Angin kencang

Memboncengkan anak di depan berarti membiarkan sang anak terpapar angin kencang. Padahal, anak sangat rentan terserang penyakit, apalagi terkena angin kencang.

- Tak bisa berpegangan

Memboncengkan anak didepan artinya juga membiarkan anak tidak bisa berapegangan erat pada bagian apapun. Coba dibayangkan jika Anda melakukan pengereman mendadak? Bagaimana nasib anak Anda nanti?

- Susah manuver

Keberadaan anak di depan akan mengurangi manuver pengendara motor.

- Memainkan tombol

Anak yang masih berusia kecil, cenderung melihat berbagai tombol pada motor sebagai mainan yang menarik. Hal ini berisiko mengganggu bahkan membahayakan pengendara serta pengguna jalan lainnya.

- Lebih berisiko saat kecelakaan

Memboncengkan anak di depan, sangat berisiko ketika mengalami kecelakaan. Anak berisiko terpental atau terlempar dari motor dalam kecelakaan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online