Cara Merawat Baterai Motor Listrik, Jangan Biarkan Kosong
Simak 7 tips merawat baterai motor listrik, mulai dari pengisian daya, penggunaan charger, penyimpanan, hingga mengenali tanda kerusakan.
Sebuah mobil mogok di salah satu tanjakan yang ada di Jalan Cinomati, Minggu (23/12/2018)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, JOGJA — Mobil loyo atau tidak bertenaga mungkin pernah alami. Padahal, keinginan dari setiap pemilik mobil adalah saat menginjak pedal gas mobil bisa melaju dengan kencang.
Mobil loyo biasanya akan terasa saat Anda melewati jalan yang menanjak. Mobil sulit melaju dengan nyaman. Sedangkan di jalan datar, mobil akan terasa berat untuk melaju.
Agar persoalan mobil loyo tidak Anda alami, Anda bisa melakukan pengecekan beberapa hal di bawah ini :
Anda bisa mengecek ruang bakar mesin untuk memastikan penyebab mobil loyo. Pastikan tidak ada penumpukan karbon di ruang bakar mesin. Sebab, ini akan membuat pembakaran tidak sempurna.
Jika mendapati ruang bakar banyak penumpukan karbon, maka segera bersihkan. Pastikan tidak ada karbon, dan kotoran menempel di ruang bakar.
Masalah Kompresi bisa menjadi penyebab mobil loyo. Oleh karena itu cek kompresi, pastikan tidak ada kompresi yang bocor.
Gangguan pada sistem pengapian juga dapat membuat mobil loyo. Jika pengapian tidak optimal, maka pembakaran tidak sempurna.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Simak 7 tips merawat baterai motor listrik, mulai dari pengisian daya, penggunaan charger, penyimpanan, hingga mengenali tanda kerusakan.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo relasi Palur-Yogyakarta Selasa, 20 Oktober 2026, lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Danantara Indonesia merampungkan akuisisi lahan 4,4 hektare di Makkah untuk mengembangkan Kompleks Bait Jemaah dan memperkuat layanan haji serta umrah.
Bareskrim Polri menindaklanjuti laporan Mentan Amran soal dugaan mafia pangan, termasuk empat laporan polisi dan pelanggaran tata niaga.
Menkeu Suahasil Nazara memperkirakan belanja APBN kuartal IV 2026 mencapai Rp1.300 triliun untuk mendorong ekonomi dan menjaga layanan publik.
Pemda DIY menyiapkan materi budaya Jawa untuk radio dan televisi di Suriname guna menjaga tradisi leluhur dan menarik minat generasi muda.