Jangan Salah Paham, Ini Bedanya MHEV, HEV, PHEV, dan REEV
Masih bingung membedakan MHEV, HEV, PHEV, dan REEV? Simak penjelasan lengkap cara kerja, kelebihan, dan peran mesin bensin pada setiap teknologi mobil elektrifi
Seorang pria melihat Tesla Model S di showroom di Beijing, Tiongkok 29 Januari 2014./Reuters
Harianjogja.com, JOGJA—Sebanyak 7 pemilik Tesla di China telah mengajukan gugatan hukum kolektif terhadap produsen kendaraan listrik asal Amerika Serikat, Tesla.
Gugatan ini didasarkan pada penerapan teknologi Full Self-Driving (FSD) yang dianggap gagal menyediakan fitur-fitur yang dijanjikan. Mereka menilai Tesla telah melakukan kecurangan dan penipuan dalam penjualan produk mereka.
Gugatan ini telah diterima oleh Pengadilan Rakyat Distrik Daxing Beijing pada Agustus 2025. Kasus ini menjadi yang pertama di China yang secara spesifik menargetkan janji-janji ambisius FSD Tesla.
BACA JUGA: Tahun Depan, Tesla Bangun Pusat Pengembangan Eropa di Jerman
Arena EV, Minggu (28/9/2025) mengungkapkan, gugatan ini muncul saat kegagalan FSD untuk beroperasi penuh di China, meskipun konsumen telah membayar mahal untuk paket perangkat lunak tersebut.
Salah satu penggugat, Liu Min, mengungkapkan bahwa ia membayar sekitar Rp130 juta untuk paket FSD pada Mei 2020. Keputusannya didorong oleh klaim dari tenaga penjual dan CEO Tesla, Elon Musk, yang menjanjikan bahwa sistem mengemudi mandiri penuh, masa depan mobil dan peringatan bahwa harga FSD akan terus naik. Hal ini pula yang membuat Liu Min yakin dan segera membeli produk Tesla.
Ironisnya, lima tahun kemudian, hanya satu janji yang terpenuhi, yakni harga FSD memang naik menjadi sekitar Rp149 juta.
Oleh karena itu, para penggugat meminta pengembalian dana penuh atas harga pembelian FSD. Sebab, sesuai hukum yang berlaku, ganti rugi tiga kali lipat dari jumlah pembelian FSD, hukuman yang diperuntukkan bagi kasus penipuan bisnis.
Gugatan terhadap Tesla FSD ini telah menimbulkan kabar buruk bagi perusahaan milik Elon Musk tersebut. sebab, ratusan pemilik Tesla lainnya sedang berkonsultasi untuk bergabung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Masih bingung membedakan MHEV, HEV, PHEV, dan REEV? Simak penjelasan lengkap cara kerja, kelebihan, dan peran mesin bensin pada setiap teknologi mobil elektrifi
Meta menguji StoryKit, aplikasi AI yang mampu membuat dongeng anak otomatis hanya dari foto, karakter, dan pesan moral. Inovatif, namun memicu perdebatan soal k
Harga durian Vietnam kembali naik setelah ekspor ke China meningkat. Kebijakan baru bea cukai mempercepat pengiriman dan mendorong permintaan durian premium.
Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum menciptakan kejutan besar di China Open 2026 setelah menyingkirkan unggulan kedua asal China Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian da
Satpol PP Bantul membongkar lokasi produksi miras oplosan di Kalurahan Sabdodadi. Petugas menyita 10 galon bahan baku, botol miras siap edar, dan sejumlah alat
Alwi Farhan tersingkir pada babak pertama China Open 2026 setelah kalah tiga gim dari Ayush Shetty. Hasil ini mengakhiri momentum positif yang dibangun di Japan