Nguyen Xuan Son Cedera Parah, Vietnam Kehilangan Mesin Gol
Nguyen Xuan Son cedera hamstring dan absen 4-6 pekan. Striker Vietnam itu harus mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026
Elon Musk - Royal Society/Wikipedia
Harianjogja.com, JOGJA—Elon Musk memprediksi kemajuan AI dan robotika akan menjadikan bekerja bukan lagi kewajiban, melainkan pilihan dalam dua dekade mendatang.
Prediksi ini disampaikan Musk dalam sebuah diskusi panel mengenai dampak jangka panjang AI terhadap tenaga kerja di forum investasi Amerika Serikat (AS)-Saudi pekan lalu.
“Saya tidak tahu apa itu jangka panjang, mungkin 10, 20 tahun atau semacamnya,” ujar Musk, sebagaimana dilansir RT.
“Prediksi saya adalah pekerjaan akan menjadi pilihan.”
Musk menggambarkan bahwa pekerjaan di masa depan tidak akan lagi terasa sebagai kewajiban, melainkan lebih menyerupai hobi. Ia menganalogikannya dengan kegiatan menanam sayuran di halaman rumah yang dilakukan atas dasar pilihan, bukan keharusan untuk memenuhi kebutuhan.
“Ini akan seperti bermain olahraga atau bermain gim video atau semacamnya,” tambahnya.
Pendiri Tesla dan SpaceX ini bahkan berpendapat bahwa di era yang didominasi oleh AI dan robotika canggih, nilai uang dapat memudar. “Saya pikir pada suatu titik, mata uang akan menjadi tidak relevan,” katanya.
Optimisme Musk ini sebagian besar didasarkan pada pengembangan robot humanoid Optimus oleh Tesla. Robot bipedal ini dirancang untuk melakukan tugas-tugas fisik, repetitif, dan berpotensi berbahaya.
Musk mengklaim bahwa Optimus pada akhirnya akan bekerja di berbagai tempat, mulai dari pabrik dan gudang hingga rumah tangga. Ia bahkan meyakini bahwa robot humanoid dapat menjadi “industri atau produk terbesar yang pernah ada, lebih besar dari ponsel.”
Meskipun optimisme Musk tinggi, sebagian pihak skeptis menilai jangka waktu 10 hingga 20 tahun terlalu ambisius. Mereka merujuk pada beberapa prediksi Musk sebelumnya yang belum terealisasi, seperti taksi robot pada 2019 atau misi berawak ke Mars pada 2024.
Para ahli robotika juga menyoroti bahwa menciptakan humanoid serbaguna yang mampu berkinerja aman dan andal di dunia nyata masih jauh lebih rumit dan mahal dibandingkan mengembangkan robot yang didesain untuk tujuan khusus.
Klaim Musk ini muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran global mengenai bagaimana AI dan otomatisasi akan mengubah lapangan kerja dan struktur perekonomian, di mana sejumlah perusahaan raksasa telah menghilangkan puluhan ribu pekerjaan seiring meningkatnya penggunaan robot dan AI.
Musk mengakui bahwa masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan sebelum teknologi dan masyarakat benar-benar mencapai masa depan yang ia prediksikan tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Nguyen Xuan Son cedera hamstring dan absen 4-6 pekan. Striker Vietnam itu harus mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026
Jadwal SIM Kulonprogo hari ini, Selasa 29 September 2026, tersedia di MPP. Cek lokasi, jam layanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
John Herdman menyebut kartu merah Thom Haye saat Indonesia vs Malaysia menjadi pelajaran penting bagi skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal SIM Keliling Bantul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Basarnas mengerahkan seluruh unsur SAR di Kalteng mencari 64 korban KM Virgo Transport 8. Sebanyak 179 orang telah ditemukan.
Jadwal SIM Keliling Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Cek jam layanan, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.