Wabah Ebola, CDC Afrika Keluarkan Peringatan Dini untuk 10 Negara
Wabah Ebola di Kongo meluas, CDC Afrika keluarkan peringatan dini untuk 10 negara. Simak update status kewaspadaan dan langkah penanganannya di sini.
Mobil listrik Vinfast VF8 yang akan diekspor sedang diangkut ke kapal di Haiphong, Vietnam pada Jumat (25/11/2022). Bloomberg/Linh Pham
Harianjogja.com, JOGJA—VinFast resmi memperkenalkan lini kendaraan listrik komersial “Green” yang ditujukan untuk sektor transportasi dan logistik di Asia Tenggara.
Langkah strategis ini dilakukan melalui pemisahan identitas merek baru bernama “Green” yang dirancang khusus untuk kebutuhan armada seperti taksi, mobil dinas, hingga kendaraan distribusi barang.
Pengumuman resmi tersebut disampaikan pada Sabtu (23/5/2026) dan langsung menjadi perhatian pelaku industri yang tengah mencari solusi efisiensi biaya operasional kendaraan. Menurut laporan yang dikutip dari Autopro pada Minggu (24/5/2026), VinFast menekankan bahwa lini Green tidak hanya mengedepankan teknologi kendaraan listrik, tetapi juga menargetkan penghematan biaya harian secara signifikan bagi pengguna bisnis.
Identitas visual lini Green juga dirancang dengan simbol yang kuat, yakni logo dua tangan manusia yang sedang mendekap bumi. Simbol ini mencerminkan komitmen terhadap mobilitas bebas emisi dan keberlanjutan lingkungan, sekaligus memperkuat positioning VinFast di pasar kendaraan ramah lingkungan yang semakin kompetitif.
Model pertama yang akan dipasarkan menggunakan identitas tersebut adalah Green Limo, yang dijadwalkan mulai diproduksi pada awal Juni 2026. Setelah itu, VinFast akan meluncurkan beberapa model lain secara bertahap, termasuk Herio Green, Minio Green, serta EC Van yang menyasar kebutuhan kendaraan niaga ringan.
Bagi pelaku usaha transportasi, kehadiran lini ini menjadi sinyal bahwa pasar kendaraan listrik komersial mulai memasuki fase lebih matang. Keunggulan yang ditawarkan mencakup efisiensi energi, biaya perawatan yang lebih rendah, serta integrasi teknologi yang mendukung operasional harian armada dalam skala besar.
VinFast sendiri kini membagi portofolio kendaraan roda empatnya ke dalam tiga pilar utama, yakni segmen premium “Lạc Hồng”, lini keluarga “VinFast” yang sudah dikenal luas, serta lini “Green” yang secara agresif menyasar sektor profesional seperti transportasi dan logistik. Struktur ini menunjukkan strategi perusahaan dalam memperluas jangkauan pasar secara lebih tersegmentasi.
Di pasar domestik Vietnam, lini Green Limo telah menunjukkan potensi signifikan dengan catatan hampir 19.000 unit terkirim dalam empat bulan pertama 2026. Capaian ini menjadikannya salah satu kendaraan listrik komersial terlaris di segmennya dan memperkuat tren adopsi kendaraan listrik untuk kebutuhan bisnis.
Bagi pembaca di Indonesia, perkembangan ini menjadi indikasi bahwa kendaraan listrik untuk kebutuhan operasional bukan lagi sekadar wacana, melainkan mulai menjadi opsi investasi armada yang semakin realistis di tengah tekanan biaya energi dan tuntutan efisiensi bisnis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wabah Ebola di Kongo meluas, CDC Afrika keluarkan peringatan dini untuk 10 negara. Simak update status kewaspadaan dan langkah penanganannya di sini.
Jangan sembarangan menaruh HP. Kebiasaan ini bisa membuat baterai cepat rusak, HP overheat, hingga performa menurun drastis.
Isu pocong berkeliaran di Kulonprogo viral di media sosial. Polisi memastikan kabar tersebut hoaks dan meminta warga tidak panik.
Bareskrim Polri menyelidiki blackout massal di Sumatera setelah putusnya jaringan SUTET di Jambi memicu gangguan listrik luas.
Studi global ungkap gangguan mental kini menjadi penyebab utama kecacatan dunia dengan hampir 1,2 miliar penderita.
Timnas Iran resmi pindahkan markas latihan Piala Dunia 2026 dari Arizona ke Tijuana, Meksiko. Mehdi Taj sebut langkah ini imbas ketegangan geopolitik.