Mobil Boros BBM Meski Servis Rutin? Bisa Jadi Ini Penyebabnya

Jumali
Jumali Jum'at, 17 Juli 2026 10:17 WIB
Mobil Boros BBM Meski Servis Rutin? Bisa Jadi Ini Penyebabnya

Ilustrasi. /Freepik

Harianjogja.com, JOGJA—Harga bahan bakar yang terus menjadi perhatian masyarakat membuat banyak pemilik kendaraan berusaha mencari cara agar mobil lebih irit. Sebagian memilih menggunakan BBM dengan oktan lebih tinggi, sementara yang lain rajin melakukan servis berkala.

Namun, tidak sedikit pengendara yang masih mengeluhkan konsumsi bahan bakar tetap boros meski kendaraan dalam kondisi prima. Jika mengalami hal tersebut, penyebabnya bisa jadi bukan berasal dari mesin, melainkan dari kebiasaan mengemudi sehari-hari.

Dilansir dari Hyundai Indonesia, salah satu faktor terbesar yang memengaruhi konsumsi bahan bakar adalah gaya berkendara. Pengemudi yang sering melakukan akselerasi mendadak membuat mesin bekerja lebih keras untuk menghasilkan tenaga dalam waktu singkat. Kondisi ini menyebabkan suplai bahan bakar yang masuk ke ruang bakar meningkat sehingga konsumsi BBM menjadi lebih besar.

Sebaliknya, mengemudi dengan kecepatan yang stabil dan akselerasi yang halus memungkinkan mesin bekerja lebih efisien. Selain menghemat bahan bakar, cara berkendara seperti ini juga membuat komponen kendaraan lebih awet.

Kebiasaan lain yang kerap memicu pemborosan adalah pola mengemudi "gas-rem". Banyak pengendara terburu-buru menambah kecepatan, tetapi kemudian harus mengerem mendadak karena jarak dengan kendaraan di depan terlalu dekat.

Ketika pengereman terjadi, energi yang sebelumnya digunakan untuk mempercepat kendaraan terbuang percuma. Setelah itu, mesin kembali membutuhkan bahan bakar tambahan untuk mengembalikan kecepatan kendaraan. Karena itu, menjaga jarak aman dan membaca kondisi lalu lintas menjadi langkah sederhana yang dapat membantu menghemat BBM.

Selain faktor cara berkendara, beban kendaraan juga berpengaruh besar terhadap efisiensi bahan bakar. Semakin berat muatan yang dibawa, semakin besar tenaga yang harus dihasilkan mesin untuk menggerakkan kendaraan.

Tidak sedikit pemilik mobil yang tanpa sadar menjadikan bagasi sebagai tempat penyimpanan berbagai barang yang sebenarnya jarang digunakan. Membersihkan barang-barang yang tidak diperlukan dapat membantu mengurangi beban kendaraan sekaligus meningkatkan efisiensi bahan bakar.

Kondisi ban juga menjadi faktor yang sering diabaikan. Tekanan angin yang kurang dari standar membuat hambatan gulir ban meningkat. Akibatnya, mesin harus bekerja lebih keras untuk menjaga kendaraan tetap melaju.

Pemeriksaan tekanan ban secara rutin menjadi langkah sederhana yang sering kali memberikan dampak besar terhadap konsumsi BBM. Tekanan ideal biasanya dapat ditemukan pada stiker informasi yang ditempel di area pintu pengemudi atau buku panduan kendaraan.

Perawatan kendaraan yang tidak rutin juga dapat menjadi penyebab pemborosan bahan bakar. Filter udara yang kotor, oli mesin yang sudah melewati masa pakai, maupun busi yang mulai aus dapat mengganggu proses pembakaran di dalam mesin.

Ketika pembakaran tidak berlangsung optimal, kendaraan membutuhkan lebih banyak bahan bakar untuk menghasilkan tenaga yang sama. Karena itu, mengikuti jadwal servis berkala sesuai rekomendasi pabrikan tetap menjadi langkah penting untuk menjaga efisiensi kendaraan.

Bagi pengguna mobil modern, ada satu fitur yang sering terabaikan, yakni Eco Mode. Padahal fitur ini dirancang khusus untuk membantu mengurangi konsumsi bahan bakar dengan mengatur respons pedal gas dan perpindahan transmisi agar lebih efisien.

Mode ini sangat cocok digunakan saat berkendara di area perkotaan yang padat atau ketika menghadapi kemacetan. Sayangnya, banyak pengemudi yang lebih sering memilih mode berkendara normal atau sport karena dianggap lebih responsif.

Menghemat BBM tidak selalu membutuhkan teknologi mahal atau modifikasi kendaraan. Perubahan kecil dalam kebiasaan mengemudi sering kali memberikan hasil yang lebih besar daripada yang dibayangkan.

Mulai dari menjaga kecepatan tetap stabil, mengurangi muatan yang tidak diperlukan, memeriksa tekanan ban, hingga memanfaatkan fitur Eco Mode dapat membantu menekan konsumsi bahan bakar secara signifikan. Selain membuat pengeluaran lebih hemat, kebiasaan tersebut juga membantu menjaga usia pakai kendaraan tetap optimal dalam jangka panjang.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online