Ada yang Gratis, Ada yang Rp24,7 Juta! Ini Rincian Lengkap UKT UGM
UGM merilis rincian UKT 2026 untuk semua jurusan, dari kedokteran hingga sosial, dengan sistem subsidi silang enam golongan.
DeepSeek/DeepSeek
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah China dilaporkan mulai memperketat pengawasan terhadap talenta kecerdasan buatan (AI) di sektor swasta dengan mewajibkan izin pemerintah bagi profesional tertentu sebelum bepergian ke luar negeri. Kebijakan tersebut disebut menyasar peneliti, insinyur, hingga eksekutif perusahaan teknologi yang dianggap memiliki kontribusi strategis bagi negara.
Langkah ini menandai perluasan kontrol Beijing terhadap industri teknologi, yang sebelumnya lebih banyak diterapkan pada lembaga pemerintah, universitas, dan perusahaan milik negara. Kini, pembatasan juga menyentuh perusahaan teknologi swasta besar seperti Alibaba hingga startup AI seperti DeepSeek.
Laporan dari Bloomberg menyebutkan bahwa para profesional AI kini tidak cukup hanya melaporkan rencana perjalanan luar negeri, tetapi harus memperoleh persetujuan resmi sebelum meninggalkan negara.
Talenta AI dianggap aset strategis
Kebijakan baru ini menunjukkan bahwa pemerintah Tiongkok kini memandang talenta AI sebagai aset nasional yang harus dijaga ketat di tengah persaingan teknologi global yang semakin intens, terutama dengan Amerika Serikat.
Penentuan individu yang masuk dalam pengawasan tidak lagi didasarkan pada jabatan formal atau senioritas, melainkan pada seberapa besar kontribusi mereka terhadap pengembangan teknologi strategis negara.
Situasi ini mencerminkan perubahan besar dalam cara Beijing memperlakukan industri AI, yang kini diposisikan sejajar dengan sektor sensitif lain seperti pertahanan dan energi.
Pengawasan ketat terhadap talenta AI juga dikaitkan dengan kekhawatiran pemerintah terhadap fenomena brain drain atau perpindahan tenaga ahli ke luar negeri.
Sebelumnya, perhatian publik sempat tertuju pada kasus startup AI Manus yang dikabarkan menghadapi tekanan setelah rencana akuisisi oleh perusahaan asing mencuat. Peristiwa tersebut memperkuat kekhawatiran pemerintah soal potensi kebocoran teknologi dan sumber daya manusia strategis.
Risiko bagi industri teknologi China
Meski bertujuan melindungi kepentingan nasional, kebijakan ini dinilai berpotensi menimbulkan dampak terhadap industri teknologi domestik.
Sejumlah analis menilai pembatasan perjalanan dapat memengaruhi kemampuan perusahaan AI Tiongkok dalam mempertahankan dan merekrut talenta terbaik, terutama di tengah kompetisi global yang sangat agresif di sektor kecerdasan buatan.
Selain itu, kebijakan tersebut juga memunculkan kekhawatiran terkait meningkatnya intervensi negara dalam aktivitas perusahaan teknologi swasta.
Langkah Beijing ini memperlihatkan bahwa persaingan AI global kini tidak hanya berkutat pada pengembangan teknologi, tetapi juga perebutan sumber daya manusia.
Talenta AI semakin dipandang sebagai elemen strategis yang memiliki nilai ekonomi, keamanan, dan geopolitik tinggi. Kondisi tersebut diperkirakan akan memicu kebijakan serupa di berbagai negara yang berlomba memperkuat dominasi teknologi mereka.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
UGM merilis rincian UKT 2026 untuk semua jurusan, dari kedokteran hingga sosial, dengan sistem subsidi silang enam golongan.
Alex Marquez absen di MotoGP Italia dan Hungaria akibat cedera serius. Gresini Racing menunjuk Michele Pirro sebagai pengganti di Mugello.
Penumpang kereta api di wilayah Daop 6 Jogja tembus 33.406 orang selama libur Iduladha 2026. KAI tambah tujuh perjalanan KA tambahan
Brad Binder buka suara soal perbandingan Valentino Rossi dan Marc Marquez. Akui The Doctor adalah pahlawan dan standar tertinggi di MotoGP.
Final Liga Champions 2026, PSG vs Arsenal di Budapest. Simak ulasan taktik, kabar pemain, dan jadwal lengkap laga penentuan juara Eropa malam ini.
Sebanyak 86.118 peserta KIP Kuliah lolos SNBT 2026, namun hanya 39.662 dinyatakan eligible menerima bantuan biaya pendidikan dan hidup.