Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Kamis 15 Oktober, Ada 10 Perjalanan
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Kamis 15 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Simak jadwal lengkap dari kedua arah.
Pengendara menggunakan aplikasi PLN Charge.IN di Jakarta, Jumat (29/1/2021). PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) meluncurkan aplikasi Charge.IN bagi pengguna kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB), aplikasi tersebut dapat digunakan untuk mengisi daya kendaraan di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). /Bisnis Indonesia-Eusebio Chrysnamurti
Harianjogja.com, JOGJA—Tren peralihan konsumen dari kendaraan konvensional berbahan bakar bensin ke kendaraan listrik (EV) menunjukkan peningkatan yang konsisten sepanjang tahun 2026. Temuan ini dirilis berdasarkan data transaksi terbaru dari perusahaan riset otomotif, Edmunds.
Mengutip laporan Carscoops, Senin (1/6/2026), persentase pembeli mobil listrik baru yang menukarkan kendaraan bensin lamanya tercatat naik dari 67,1% pada Januari 2026 menjadi 72,1% pada April 2026. Data tersebut mengindikasikan bahwa kendaraan listrik kini menjadi preferensi utama bagi konsumen yang ingin beralih ke teknologi yang lebih ramah lingkungan.
Loyalitas Pengguna Meningkat
Selain peningkatan angka adopsi baru, tingkat loyalitas pengguna kendaraan listrik juga menunjukkan tren positif. Konsumen yang sebelumnya telah memiliki mobil listrik cenderung kembali memilih kendaraan listrik untuk pembelian berikutnya.
Januari 2026: Proporsi pembelian ulang kendaraan listrik mencapai 26,2%.
April 2026: Angka tersebut melonjak signifikan hingga 35,4%.
Kenaikan ini mencerminkan tingkat kepuasan pengguna yang semakin tinggi, sehingga mendorong mereka untuk tetap setia berada dalam ekosistem kendaraan tanpa emisi.
Pengaruh Ekonomi dan Geopolitik
Menariknya, lonjakan minat ini terjadi di saat sejumlah insentif pembelian, termasuk kredit pajak federal hingga US$ 7.500 di Amerika Serikat, mulai dikurangi atau dihentikan. Fakta ini menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap kendaraan listrik kini tidak lagi sepenuhnya bergantung pada subsidi pemerintah.
Namun, Direktur Senior Insights Edmunds, Ivan Drury, mengingatkan bahwa tren ini belum tentu bersifat permanen. Ia menilai kenaikan minat ini juga dipengaruhi oleh faktor eksternal, seperti kenaikan harga bahan bakar akibat ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah.
Di sisi lain, indeks nilai kendaraan bekas Manheim menunjukkan kenaikan harga sekitar 4% dibandingkan tahun lalu. Kondisi ekonomi ini mendorong sebagian konsumen untuk melirik kendaraan listrik sebagai alternatif yang lebih efisien untuk penggunaan jangka panjang.
Meskipun penerimaan pasar terhadap kendaraan listrik semakin kuat, Edmunds menekankan bahwa diperlukan pengamatan lebih lanjut untuk memastikan apakah peningkatan ini merupakan perubahan perilaku konsumen jangka panjang atau sekadar respons sementara terhadap fluktuasi harga energi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Kamis 15 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Simak jadwal lengkap dari kedua arah.
Netflix memangkas sekitar 1.000 karyawan atau 6% tenaga kerjanya. PHK terutama berdampak pada divisi produk, teknologi, hukum, dan SDM
UGM menjelaskan aturan gratis dan berbayar di Wisdom Park. Tarif Rp129.500 tercatat untuk area bantaran sungai zona 2 per jam, bukan sewa tikar.
Presiden AFC Salman bin Ibrahim membuka kemungkinan Piala Asia 2027 ditunda hingga 2028. Keputusan final masih menunggu perkembangan situasi keamanan.
Microsoft merilis patch keamanan Oktober 2026 untuk Windows dan Office. Simak cara update, celah yang dilaporkan dieksploitasi, dan status dukungan Windows 11 2
Jean-Paul van Gastel memahami banner protes suporter PSIM Jogja setelah tim mengoleksi satu poin dari empat laga. PSIM bersiap menghadapi PSM Makassar.