HarmonyOS 7 Resmi Meluncur, Huawei Usung Antarmuka Mirip Kaca

Jumali
Jumali Minggu, 14 Juni 2026 14:17 WIB
HarmonyOS 7 Resmi Meluncur, Huawei Usung Antarmuka Mirip Kaca

Tampilan Harmny OS7/Huawei

Harianjogja.com, JOGJA—Huawei resmi memperkenalkan HarmonyOS 7 dalam ajang Huawei Developer Conference (HDC) 2026 yang digelar di Tiongkok, Sabtu (13/6/2026). Sistem operasi terbaru ini menjadi penerus HarmonyOS 6 yang diluncurkan pada 2025 dengan membawa sejumlah pembaruan pada aspek desain, performa, kecerdasan buatan (AI), dan keamanan.

Gizchina melaporkan, salah satu perubahan yang paling menonjol adalah hadirnya bahasa desain baru yang disebut Spatial Design Language. Melalui pendekatan tersebut, Huawei menghadirkan tampilan antarmuka dengan efek transparan menyerupai kaca pada berbagai elemen sistem, mulai dari tombol, panel kontrol, notifikasi, hingga pengaturan perangkat.

Desain baru tersebut juga diterapkan pada layar kunci (lock screen). Huawei memungkinkan foto yang digunakan sebagai wallpaper ditampilkan dengan efek kedalaman visual sehingga objek utama terlihat terpisah dari latar belakang dan memberikan kesan tiga dimensi.

Selain pembaruan visual, Huawei mengklaim HarmonyOS 7 menawarkan peningkatan performa hingga 15% dibandingkan generasi sebelumnya. Perusahaan juga memperkuat integrasi kecerdasan buatan dengan menjadikan AI sebagai bagian utama dari arsitektur sistem operasi.

Asisten virtual Celia menjadi salah satu fitur yang memperoleh peningkatan signifikan. Huawei menyebut Celia kini mampu memahami perintah yang lebih kompleks, menjalankan beberapa tahapan pekerjaan secara otomatis, serta berinteraksi lebih luas dengan aplikasi yang terpasang di perangkat.

Kemampuan tersebut didukung oleh teknologi HarmonyOS Intelligent Agent Framework 2.0 yang dirancang untuk membantu pengguna menyelesaikan berbagai aktivitas sehari-hari melalui perintah bahasa alami. Pengguna dapat memberikan instruksi tertentu dan sistem akan mencoba menjalankan rangkaian proses yang diperlukan secara otomatis.

Huawei juga memperkuat aspek keamanan melalui pemanfaatan AI. HarmonyOS 7 dibekali fitur pendeteksi kode QR mencurigakan, situs web palsu, aplikasi yang berpotensi meniru aplikasi resmi, hingga nomor telepon yang terindikasi digunakan untuk aktivitas penipuan.

Selain itu, perusahaan turut memperkenalkan fitur deteksi penipuan suara berbasis AI yang dapat membantu mengenali pola komunikasi mencurigakan saat pengguna menerima panggilan telepon.

Untuk tahap awal, Huawei membuka program Developer Beta bagi sejumlah perangkat di pasar Tiongkok. Beberapa perangkat yang masuk dalam daftar pengujian awal antara lain seri Mate, Pura, dan Nova tertentu.

Huawei menjadwalkan peluncuran versi final HarmonyOS 7 pada musim gugur 2026 atau sekitar September hingga November. Sistem operasi tersebut diperkirakan akan menjadi fondasi bagi generasi perangkat Huawei berikutnya yang meluncur pada paruh kedua tahun ini.

Peluncuran HarmonyOS 7 sekaligus menunjukkan upaya Huawei memperkuat ekosistem perangkat lunaknya di tengah persaingan pasar sistem operasi global. Integrasi AI yang semakin dalam serta pembaruan pengalaman visual menjadi fokus utama perusahaan untuk menarik pengguna baru maupun mempertahankan pengguna yang telah berada dalam ekosistem HarmonyOS.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online