Xiaomi Siapkan Mobil Setir Kanan, Indonesia Berpeluang Disasar

Jumali
Jumali Jum'at, 06 November 2026 15:07 WIB
Xiaomi Siapkan Mobil Setir Kanan, Indonesia Berpeluang Disasar

Mobil listrik Xiaomi. (ANTARA/ mi.com)

Harianjogja.com, JOGJA—Peluang mobil listrik Xiaomi masuk ke Indonesia mulai menarik perhatian setelah perusahaan teknologi asal China tersebut menyiapkan ekspansi ke pasar kendaraan dengan konfigurasi setir kanan. Salah satu sinyalnya terlihat dari perekrutan tenaga profesional untuk mengembangkan bisnis otomotif Xiaomi di Australia.

Xiaomi membuka dua lowongan pekerjaan yang berlokasi di Sydney. Kedua posisi tersebut adalah Senior Legal Counsel (Automotive) dan Product Manager, International Instalment Finance.

Mengutip laporan CarNewsChina, Jumat (6/11/2026), perekrutan itu menjadi bagian dari persiapan perusahaan menghadapi ekspansi bisnis otomotif ke pasar internasional. Australia menjadi salah satu negara yang relevan karena menggunakan kendaraan dengan posisi kemudi di sebelah kanan.

Posisi Senior Legal Counsel akan menangani kebutuhan hukum bisnis otomotif Xiaomi di Australia. Lingkup pekerjaannya mencakup aktivitas penjualan kendaraan, layanan purnajual, penyusunan kontrak, hingga komunikasi dengan otoritas terkait regulasi otomotif.

Sementara itu, Product Manager, International Instalment Finance bertugas mengembangkan layanan pembiayaan kendaraan di kawasan Asia Pasifik. Pekerjaan tersebut mencakup riset pasar, pengembangan produk pembiayaan, serta pengelolaan hubungan dengan bank dan perusahaan leasing.

Kehadiran dua posisi tersebut memperlihatkan bahwa persiapan Xiaomi tidak hanya menyangkut produk kendaraan. Perusahaan juga mulai membangun kebutuhan pendukung bisnis, mulai dari kepatuhan hukum hingga skema pembiayaan konsumen.

Xiaomi Bidik Pasar Setir Kanan pada 2028

Rencana perekrutan di Australia sejalan dengan peta jalan ekspansi global mobil listrik Xiaomi yang sebelumnya disampaikan Presiden Xiaomi, Lu Weibing. Dalam Investor Day pada April 2026, Lu menjelaskan bahwa perusahaan akan memulai penjualan kendaraan di Eropa pada paruh kedua 2027.

Setelah memasuki pasar Eropa, Xiaomi menargetkan ekspansi ke negara-negara yang menggunakan konfigurasi setir kanan pada paruh pertama 2028. Strategi tersebut menjadi tahapan lanjutan setelah perusahaan memperkuat bisnis kendaraan listriknya di China.

Dengan rencana tersebut, negara seperti Australia, Inggris, Jepang, dan Selandia Baru menjadi pasar yang relevan untuk diperhitungkan. Keempat negara itu menggunakan kendaraan dengan posisi kemudi di sebelah kanan.

Indonesia juga memiliki konfigurasi kendaraan serupa. Kondisi tersebut membuat pasar otomotif nasional berpotensi masuk dalam cakupan ekspansi Xiaomi pada masa mendatang.

Meski demikian, Xiaomi belum mengumumkan daftar negara tujuan ekspansi mobil listriknya secara terperinci. Belum ada pula pernyataan resmi yang memastikan Indonesia menjadi salah satu negara pertama yang akan menerima kendaraan listrik Xiaomi.

Indonesia Berpeluang, tetapi Belum Ada Kepastian

Kesamaan konfigurasi setir menjadi salah satu faktor yang membuat Indonesia berpotensi dilirik Xiaomi. Namun, masuk ke pasar baru tidak cukup hanya dengan menyesuaikan posisi kemudi kendaraan.

Produsen otomotif juga perlu memastikan produknya memenuhi ketentuan teknis dan regulasi di negara tujuan. Penyesuaian dapat mencakup sistem kemudi, pedal, dasbor, instalasi kelistrikan, serta komponen keselamatan agar kendaraan sesuai dengan kebutuhan pasar setempat.

Selain aspek teknis, perusahaan perlu menyiapkan jaringan penjualan, layanan purnajual, ketersediaan suku cadang, serta dukungan pembiayaan. Perekrutan tenaga hukum dan pengembangan layanan cicilan di Australia memperlihatkan bahwa Xiaomi mulai menyiapkan sejumlah kebutuhan operasional untuk pasar internasional.

Bagi konsumen Indonesia, kehadiran Xiaomi di pasar mobil listrik dapat menjadi perkembangan menarik jika rencana ekspansi tersebut nantinya mencakup Tanah Air. Namun, calon pembeli masih perlu menunggu pengumuman resmi mengenai negara tujuan, model yang akan dipasarkan, harga, serta jaringan layanan yang disediakan perusahaan.

SU7 dan YU7 Jadi Model yang Menarik Dinantikan

Xiaomi saat ini memiliki sejumlah model kendaraan listrik yang menjadi bagian dari bisnis otomotifnya, termasuk sedan SU7 dan SUV YU7. Kedua model tersebut menjadi produk yang menarik untuk diperhatikan dalam rencana ekspansi internasional perusahaan.

Namun, belum ada kepastian mengenai model yang akan dibawa ke pasar setir kanan. Xiaomi juga belum mengumumkan spesifikasi, harga, maupun jadwal penjualan kendaraan untuk negara-negara tujuan ekspansinya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online