Hyundai Siapkan SUV Listrik Murah IONIQ P, Produksi di India

Jumali
Jumali Jum'at, 30 Oktober 2026 12:47 WIB
Hyundai Siapkan SUV Listrik Murah IONIQ P, Produksi di India

Logo Hyundai/Ist-Car Logos

Harianjogja.com, JOGJA—Hyundai Motor Company menyiapkan SUV listrik ringkas dengan harga terjangkau untuk memperluas pilihan kendaraan listrik di pasar massal. Model yang diperkirakan bernama IONIQ P itu akan diproduksi secara lokal di India dan diproyeksikan menjadi bagian baru dari keluarga kendaraan listrik IONIQ.

Rencana tersebut terungkap dalam pemaparan kinerja keuangan Hyundai pada kuartal III. Mobil listrik dengan kode proyek HE1i itu disiapkan untuk menjangkau konsumen yang membutuhkan kendaraan listrik dengan harga lebih ramah di kantong.

Managing Director sekaligus Chief Executive Officer Hyundai Motor India, Tarun Garg, menyebut peluncuran kendaraan listrik massal yang dirakit secara lokal menjadi salah satu tonggak penting dalam siklus produk perusahaan.

Hyundai menargetkan model tersebut meluncur pada kuartal IV tahun fiskal 2027. Kehadirannya diharapkan memperkuat portofolio kendaraan listrik Hyundai sekaligus memperluas penetrasi perusahaan di segmen SUV listrik berukuran ringkas.

Sebelum rencana peluncurannya dikonfirmasi dalam laporan keuangan, unit purwarupa SUV listrik tersebut telah beberapa kali tertangkap kamera saat menjalani uji jalan. Kendaraan berlapis kamuflase itu terlihat di sekitar pabrik utama Hyundai di Sriperumbudur, Chennai, India.

Wilayah tersebut dikenal sebagai salah satu pusat industri otomotif di India dan kerap dijuluki Detroit-nya Asia. Informasi mengenai pengujian kendaraan ini dilaporkan Electrek pada Jumat (30/10/2026).

IONIQ P Diposisikan di Bawah Creta Electric

Kode proyek HE1i pada kendaraan uji coba mengindikasikan bahwa SUV listrik anyar tersebut masuk dalam keluarga IONIQ. Penamaan itu berbeda dari sejumlah model listrik Hyundai berbasis platform E-GMP, seperti IONIQ 5 dan IONIQ 9, yang menggunakan kode awalan ME dan NE.

Dalam jajaran produk Hyundai di India, IONIQ P diperkirakan menempati posisi di bawah Creta Electric. Mobil ini dirancang sebagai SUV listrik mungil dengan harga lebih terjangkau untuk menyasar konsumen kelas menengah.

Strategi tersebut menjadi bagian dari upaya Hyundai memperluas pasar kendaraan listrik. Dengan menghadirkan model yang lebih ringkas dan terjangkau, perusahaan berupaya menjangkau konsumen yang selama ini belum masuk dalam segmen SUV listrik.

India Jadi Basis Produksi dan Ekspor Hyundai

Pengembangan IONIQ P juga berkaitan dengan investasi besar Hyundai di India. Perusahaan berencana mengucurkan dana sebesar 15,5 miliar dolar AS hingga 2032 untuk memperkuat bisnis otomotifnya di negara tersebut.

Investasi itu akan digunakan untuk memperluas kapasitas pabrik serta mengembangkan ekosistem rantai pasok komponen lokal. Hyundai menargetkan kapasitas produksi di India mencapai 1,1 juta unit per tahun pada 2030.

India dinilai memiliki peran strategis dalam menopang bisnis Hyundai, terutama ketika kondisi penjualan di pasar global mengalami tekanan.

Pada kuartal III, penjualan global Hyundai dilaporkan terkoreksi 10%. Sebaliknya, pasar India justru mencatatkan pertumbuhan sebesar 9,5%, dengan total penjualan melampaui 150.000 unit.

Selain memenuhi kebutuhan konsumen domestik, Hyundai juga memproyeksikan India sebagai pusat ekspor kendaraan listrik. IONIQ P berpeluang dipasarkan ke sejumlah wilayah internasional, termasuk Inggris, Amerika Latin, dan Timur Tengah.

Dengan rencana produksi lokal dan orientasi ekspor tersebut, India berpotensi menjadi salah satu basis penting Hyundai dalam memperluas jangkauan kendaraan listriknya ke pasar global.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online