WhatsApp Punya Fitur Baru, Bisa Bagikan Riwayat Chat ke Anggota Grup

Jumali
Jumali Senin, 02 November 2026 11:47 WIB
WhatsApp Punya Fitur Baru, Bisa Bagikan Riwayat Chat ke Anggota Grup

Whatsapp - Foto ilustrasi Freepik

Harianjogja.com, JOGJA—WhatsApp menghadirkan empat fitur baru untuk memudahkan pengguna mengikuti percakapan penting di grup. Pembaruan ini mencakup opsi menyematkan pesan tanpa batas waktu, membagikan riwayat percakapan kepada anggota baru, menyaring pesan yang belum dibaca, hingga berbagi status langsung di grup.

WhatsApp menyebut seluruh fitur tersebut akan dirilis secara bertahap kepada pengguna dalam beberapa minggu ke depan. Kehadirannya diharapkan membuat anggota grup lebih mudah menemukan informasi penting tanpa harus menelusuri percakapan yang menumpuk.

1. Pin Pesan Tanpa Batas Waktu

Fitur pertama memberikan pilihan durasi penyematan pesan atau pin message yang lebih fleksibel. Sebelumnya, pengguna hanya bisa menyematkan pesan selama 24 jam, tujuh hari, atau 30 hari.

Melalui pembaruan ini, pengguna dapat memilih untuk menyematkan pesan penting tanpa batas waktu. Pesan tersebut akan tetap berada di bagian atas percakapan grup selama tidak dilepas secara manual.

Fitur ini berguna untuk menyimpan informasi yang perlu diketahui seluruh anggota, seperti jadwal kegiatan, pengumuman, atau ketentuan grup. Dengan begitu, anggota tidak perlu menggulir percakapan panjang hanya untuk menemukan pesan tersebut.

2. Bagikan Riwayat Chat kepada Anggota Baru

WhatsApp juga menghadirkan opsi berbagi riwayat percakapan grup dengan anggota yang baru bergabung. Fitur ini memungkinkan anggota baru mengetahui pembahasan sebelumnya sehingga tidak sepenuhnya tertinggal dari informasi yang sudah dibicarakan.

Untuk membagikan riwayat pesan, pengguna dapat mengetuk nama anggota baru di dalam percakapan grup. WhatsApp menyatakan riwayat pesan yang dibagikan tetap dilindungi enkripsi end-to-end.

Dengan fitur ini, anggota grup tidak harus mengulang seluruh pembahasan dari awal ketika ada orang baru bergabung.

3. Filter Pesan yang Belum Dibaca dan Mention

Pesan penting juga kerap terlewat karena percakapan grup bergerak terlalu cepat. Untuk mengatasi hal tersebut, WhatsApp menyediakan filter obrolan yang dapat menampilkan percakapan grup yang belum dibaca dan berisi mention atau balasan langsung kepada pengguna.

Filter tersebut juga mencakup pesan dengan mention @semua yang dikirim oleh admin grup.

Fitur ini bersifat opsional. Pengguna dapat menghapus filter tersebut dari daftar chat utama apabila tidak membutuhkannya.

Kehadirannya dapat membantu pengguna memprioritaskan pesan yang membutuhkan perhatian, terutama ketika tergabung dalam banyak grup dengan aktivitas percakapan tinggi.

4. Bagikan Update Status ke Grup

Fitur keempat memungkinkan pengguna membagikan pembaruan Status WhatsApp langsung kepada anggota grup. Anggota lain dapat melihat status tersebut, memberikan reaksi, bahkan membagikan status mereka sendiri.

Seperti pembaruan Status WhatsApp pada umumnya, status yang dibagikan melalui grup akan menghilang setelah 24 jam.

Fitur ini memberikan cara lain bagi anggota grup untuk berbagi informasi atau aktivitas tanpa harus mengirimkannya satu per satu melalui pesan pribadi.

WhatsApp Ingatkan Fitur Grup Lainnya

Selain empat pembaruan tersebut, WhatsApp turut mengingatkan pengguna tentang sejumlah fitur grup yang sudah tersedia, tetapi mungkin belum banyak dimanfaatkan.

Fitur tersebut antara lain membalas pesan secara privat kepada salah satu anggota grup, mengatur polling agar setiap anggota hanya dapat memilih satu opsi, serta memasang tag anggota agar lebih mudah dikenali oleh pengguna lain.

WhatsApp menyatakan akan terus mengembangkan pengalaman percakapan grup agar lebih praktis bagi penggunanya.

"Kami merasa WhatsApp adalah tempat terbaik untuk obrolan grup, dan kami akan terus membuatnya lebih baik lagi," tulis WhatsApp.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online