Advertisement
Cegah Gangguan Pemancar Liar, Operator Periksa Jaringan Secara Intensif
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA — PT Indosat Tbk. (ISAT) dan PT XL Axiata Tbk. (EXCL) melakukan pemeriksaan sinyal frekuensi untuk mengantisipasi gangguan jaringan akibat pemancar ilegal
Head of Corporate Communication PT Indosat Tbk. Steve Saerang mengatakan Indosat terus menerus melakukan pengecekan kualitas jaringan.
Advertisement
Pemeriksaan secara intensif dilakukan melalui Indosat Network Operation Center (INOC) dan ISOC untuk memberikan pengalaman telekomunikasi digital terbaik kepada pelanggan.
Hasil pengecekan kemudian dikoordinasikan bersama para pemangku kepentingan terkait khususnya Kemenkominfo.
"Diantaranya untuk mendukung upaya menertibkan penggunaan penguat sinyal ilegal dan pemancar liar,” kata Steve kepada Bisnis, Senin (18/10).
Indosat, sambung Steve, mendukung penuh peluncuran mobil unit Sistem Monitoring Spektrum Frekuensi dari Kementerian Komunikasi dan Informatika.
Dia berharap penambahan sarana tersebut dapat membantu Kemenkominfo memonitor dan melakukan pengawasan, hingga melakukan tindakan tegas.
Senada, Group Head Corporate Communication XL Axiata Tri Wahyuningsih juga menyambut baik inisiatif Kemenkominfo dalam mengoptimalkan monitoring spektrum frekuensi lewat program mobil SMFR.
Sebagai operator yang memegang lisensi penggunaan spektrum, kata Ayu, pengetatan monitoring spektrum frekuensi bisa membantu memperbaiki performa jaringan.
“Terutama untuk kasus-kasus interferensi karena penggunaan pemancar liar,” kata Ayu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Urusi Atap Rumah, Prabowo Ingin Dua Tahun Indonesia Bebas Seng
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Dishub DIY Siapkan Pembatasan Kendaraan di Jeron Benteng Kraton Jogja
- Polres Bantul Gelar Operasi Keselamatan Progo 2026, Catat Tanggalnya
- Siaran Piala Dunia 2026 Didorong Jadi Penggerak Optimisme Warga DIY
- Serapan Danais DIY 2025 Tembus 98 Persen, Kebudayaan Tertinggi
- Gunungkidul Anggarkan Rp588 Miliar Tekan Kemiskinan di 2026
Advertisement
Advertisement



