Nyaris Paksa Rubber Game, Putri KW Terhenti di Perempat Final
Putri KW kalah dari Chen Yu Fei 13-21, 20-22 di perempat final Indonesia Open 2026. Ia sesali kegugupan di poin kritis. Simak evaluasinya.
Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Era baru jam tangan pintar resmi dimulai seusai Qualcomm memperkenalkan Snapdragon Wear Elite. Chipset generasi terbaru ini dikembangkan dengan proses fabrikasi 3 nanometer dan dibekali kecerdasan buatan (AI) terintegrasi untuk menghadirkan pengalaman pengguna yang lebih personal, responsif, dan hemat daya.
Peluncuran ini menandai langkah agresif Qualcomm dalam memperkuat dominasi di pasar wearable, terutama perangkat berbasis Wear OS yang membutuhkan efisiensi tinggi sekaligus performa mumpuni.
Performa CPU dan GPU Melonjak Tajam
Engadget melaporkan, Snapdragon Wear Elite mengusung konfigurasi lima inti prosesor, terdiri atas satu inti utama dengan kecepatan hingga 2,1GHz serta empat inti hemat daya berkecepatan 1,9GHz. Arsitektur tersebut dirancang untuk menjaga keseimbangan antara performa dan efisiensi energi.
Qualcomm mengklaim peningkatan performa CPU single-thread mencapai lima kali lipat dibanding generasi sebelumnya. Sementara itu, sektor grafis juga mengalami lonjakan signifikan dengan kinerja GPU yang disebut hingga tujuh kali lebih cepat. Peningkatan ini memungkinkan animasi lebih mulus, respons aplikasi lebih cepat, serta pengalaman visual yang lebih kaya di layar smartwatch.
Hexagon NPU, Otak AI di Dalam Perangkat
Inovasi utama chipset ini terletak pada kehadiran Hexagon NPU khusus. Unit pemrosesan saraf tersebut memungkinkan smartwatch menjalankan model AI hingga dua miliar parameter secara langsung di perangkat (on-device AI) tanpa harus bergantung penuh pada komputasi awan.
Kemampuan ini membuka jalan bagi fitur interaksi suara yang lebih natural, rekomendasi berbasis konteks pengguna, hingga agen AI mandiri yang mampu memahami kebiasaan pemakai. Dengan pemrosesan langsung di perangkat, privasi data juga diklaim lebih terjaga karena tidak seluruh proses harus dikirim ke server eksternal.
Baterai Lebih Awet dan Pengisian Super Cepat
Selain performa, efisiensi daya menjadi fokus utama. Perangkat berbasis Wear OS yang ditenagai Snapdragon Wear Elite disebut mampu meningkatkan masa pakai baterai hingga 30 persen.
Fitur pengisian cepat turut menjadi nilai tambah. Qualcomm menyatakan baterai dapat terisi hingga 50 persen hanya dalam waktu sekitar 10 menit, sehingga pengguna tidak perlu menunggu lama untuk kembali beraktivitas.
Dari sisi konektivitas, chipset ini telah mendukung 5G reduced capability, Wi-Fi mikrodaya, serta Bluetooth 6.0. Dukungan tersebut memastikan koneksi tetap stabil dengan konsumsi daya yang lebih efisien.
Siap Digunakan Mitra Global
Seusai pengumuman resmi, Qualcomm memastikan perangkat pertama dengan Snapdragon Wear Elite akan mulai dikirim dalam beberapa bulan mendatang. Sejumlah mitra teknologi global yang telah menyatakan kesiapan mengadopsi chip ini antara lain Google, Motorola, dan Samsung.
Kolaborasi tersebut diperkirakan akan mempercepat adopsi smartwatch generasi baru dengan kemampuan AI yang lebih cerdas, performa lebih kencang, dan daya tahan baterai lebih lama.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Putri KW kalah dari Chen Yu Fei 13-21, 20-22 di perempat final Indonesia Open 2026. Ia sesali kegugupan di poin kritis. Simak evaluasinya.
Qodari dorong ANTARA perkuat jurnalisme data, transformasi digital, dan jaringan daerah agar tetap relevan di era media digital 2026.
Pemkab Sleman dan RSUD Prambanan lakukan audit medis dan etik usai kasus pasien anak meninggal. Proses hukum dan investigasi terus berjalan.
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyampaikan bahwa ANTARA memiliki posisi penting dalam ekosistem informasi nasional karena menjadi sumber rujukan.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menepis isu pengunduran diri dan menegaskan tetap menjalankan tugas sesuai arahan Presiden Prabowo.
BPS Kota Jogja memantau potensi inflasi Juni 2026 jelang tahun ajaran baru, terutama dari biaya sekolah dan perlengkapan pendidikan.