Honda Rem Mendadak Proyek EV, Kini Gaspol Mobil Hybrid
Honda mengurangi ambisi kendaraan listrik dan kini fokus besar pada mobil hybrid setelah mengalami kerugian Rp47 triliun akibat proyek EV.
Mobil Terbakar /Ist
Harianjogja.com, JOGJA - Mobil terbakar tentu bukanlah hal yang diinginkan oleh para pemilik mobil. Selain merugikan, mobil terbakar kemungkinan juga akan menyebabkan korban jiwa. Sebab, banyak kasus, baik penumpang ataupun pengendara ikut jadi korban saat mobil terbakar.
Padahal,mobil terbakar sejatinya bisa diminimalisasi. Sebab, faktor penyebab dari mobil terbakar adalah kepada pengapian dan korsleting. Berikut beberapa hal yang harus Anda perhatikan agar mobil tidak terbakar :
Genangan air bisa jadi biang keladi terjadinya korsleting. Untuk itu sebaiknya hindari untuk menerobos genangan air.
Faktor kedua yang membuat mobil terbakar adalah modifikasi. Keputusan dari pemilik yang asal modifikasi mobil membuat bahaya korsleting tinggi. Alhasil, mobil terbakar sangat mungkin terjadi.
Untuk mengantisipasi kemungkinan mobil terbakar, sebaiknya pemilik mobil menyediakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di dalam kendaraannya. Ini sebagai upaya pencegahan jika api membesar saat mobil terbakar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Honda mengurangi ambisi kendaraan listrik dan kini fokus besar pada mobil hybrid setelah mengalami kerugian Rp47 triliun akibat proyek EV.
Prediksi Malut United vs Persita di Super League 2026, tuan rumah diunggulkan menang berkat lini depan tajam.
Budi Waljiman menyerahkan bantuan gamelan Suara Madhura untuk SMA Bosa Jogja guna memperkuat pelestarian budaya Jawa di sekolah.
Prabowo tegas minta BPKP tetap periksa pejabat yang diduga menyimpang tanpa melihat kedekatan dengan dirinya.
Polisi selidiki keributan di Tegalrejo Jogja yang viral di media sosial. Diduga terjadi penganiayaan usai cekcok di jalan.
Polri menegaskan kesiapan operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang akan diresmikan secara serentak oleh Presiden Prabowo Subianto.