Toyota Kembangkan Mobil Listrik dengan Transmisi Manual

Jumali
Jumali Senin, 08 Juni 2026 22:57 WIB
Toyota Kembangkan Mobil Listrik dengan Transmisi Manual

Mobil listrik Toyota bZ4X - Toyota

Harianjogja.com, JOGJA—Toyota terus mengembangkan teknologi transmisi manual untuk kendaraan listrik guna menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih menyerupai mobil bermesin pembakaran internal. Melalui paten terbaru, pabrikan asal Jepang itu merancang sistem yang menggabungkan pedal kopling dan tuas persneling berpola H pada mobil listrik, lengkap dengan simulasi karakteristik khas transmisi manual.

Berdasarkan dokumen paten yang dikutip media otomotif Drive, sistem tersebut tidak hanya berfungsi sebagai elemen dekoratif. Toyota merancang teknologi yang mampu meniru berbagai respons kendaraan bertransmisi manual, termasuk kondisi mesin mati (stall) akibat kesalahan perpindahan gigi.

Cara kerjanya memanfaatkan perhitungan putaran mesin virtual yang membandingkan rasio gigi dengan kecepatan kendaraan. Ketika keduanya tidak selaras, sistem akan memutus torsi motor listrik dan mengaktifkan pengereman untuk menghasilkan sensasi serupa mobil manual yang kehilangan tenaga akibat salah mengoperasikan kopling atau transmisi.

Teknologi tersebut juga dirancang untuk mereplikasi karakter berkendara lain yang identik dengan mobil manual. Beberapa di antaranya adalah gejala tersendat saat menggunakan gigi terlalu tinggi pada putaran rendah hingga simulasi kendaraan mundur saat berada di tanjakan apabila kopling tidak dioperasikan dengan tepat.

Berawal dari Purwarupa Lexus

Pengembangan transmisi manual untuk kendaraan listrik sebenarnya bukan proyek baru bagi Toyota. Konsep serupa pernah diperkenalkan pada purwarupa Lexus UX300e pada 2022.

Saat itu, kendaraan tersebut dibekali tuas persneling manual, pedal kopling, serta suara mesin sintetis yang dapat dipilih untuk meningkatkan sensasi berkendara layaknya mobil konvensional.

Meski demikian, hingga kini teknologi tersebut belum diterapkan pada model produksi massal.

Tantangan Regulasi

Selain aspek teknis, Toyota juga menghadapi tantangan dari sisi regulasi.

Sebelumnya, Asisten Kepala Insinyur Lexus, Yasuyuki Terada, menjelaskan bahwa sejumlah negara, termasuk Jepang, masih menerapkan klasifikasi surat izin mengemudi berdasarkan jenis transmisi kendaraan.

Karena sistem manual pada mobil listrik dapat diaktifkan maupun dinonaktifkan, muncul pertanyaan mengenai kategori kendaraan tersebut serta jenis lisensi mengemudi yang diperlukan penggunanya.

Dilengkapi Fitur Keselamatan

Dalam paten terbaru, Toyota juga menyematkan sejumlah fitur keselamatan untuk membantu pengemudi.

Sistem diklaim mampu mengenali tingkat kemampuan pengemudi dan menyesuaikan intervensi elektronik yang diberikan. Salah satunya melalui fitur hill hold assist yang dapat membantu kendaraan tetap diam saat berada di tanjakan.

Dengan pendekatan tersebut, pengemudi pemula dapat memperoleh bantuan lebih besar untuk mengurangi risiko kesalahan saat mengoperasikan transmisi manual virtual. Sementara itu, pengemudi yang lebih berpengalaman dapat menikmati sensasi berkendara yang lebih mendekati kendaraan manual konvensional.

Toyota juga disebut tengah mempertimbangkan pengembangan mode launch control yang memungkinkan simulasi pelepasan kopling secara agresif guna menghasilkan akselerasi optimal saat kendaraan mulai bergerak.

Menjembatani Mobil Listrik dan Sensasi Manual

Pengembangan teknologi ini menunjukkan upaya Toyota untuk mempertahankan keterlibatan pengemudi (driver engagement) yang selama ini menjadi salah satu daya tarik mobil bertransmisi manual.

Di tengah tren elektrifikasi yang semakin kuat, pabrikan berusaha menghadirkan pengalaman berkendara yang tetap menyenangkan tanpa mengorbankan efisiensi sistem penggerak listrik.

Hingga saat ini, Toyota belum mengumumkan jadwal produksi massal maupun model kendaraan listrik yang akan menjadi debut teknologi tersebut. Namun, paten terbaru tersebut memperlihatkan keseriusan perusahaan dalam menghadirkan alternatif pengalaman berkendara bagi pecinta mobil manual di era kendaraan listrik.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online