STNK Bisa Diblokir, Ini Pelanggaran yang Dipantau Kamera ETLE
Kamera ETLE mampu merekam berbagai pelanggaran lalu lintas secara otomatis. Simak 12 pelanggaran yang bisa terekam hingga risiko STNK diblokir jika tilang diaba
Aktivitas jual beli di showroom mobil bekas Putra Jambul Auto, Kalurahan Bumirejo, Kapanewon Lendah, milik Lilik Windiyanto, Minggu (12/7/2020)./Harian Jogja-Jalu Rahman Dewantara
Harianjogja.com, JOGJA - Membeli mobil matic bekas menjadi alternatif bagi Anda yang ingin memiliki mobil dengan harga yang terjangkau. Selain itu mobil matic juga memiliki sejumlah keuntungan di antaranya adalah tidak membuat capai jika dibandingkan dengan mobil bertransmisi manual. Sebab perpindahan gigi mobil matic dilakukan dengan otomatis.
Agar tidak menyesal, cek beberapa hal berikut sebelum membeli mobil matic bekas :
Kondisi oli matic yang bagus bisa dilihat dari warna oli yakni kemerahan dan bening.
Cek pada bodi transmisi, apakah terdapat tetesan oli atau gumpalan debu yang menempel pada bodi transmisi.
Cek lampu indikator dengan menyalakan mobil tersebut. Geser tuas transmisi matic ke semua posisi, D, R, P, N, dan beberapa indikator lainnya.
Pastikan mesin harus dalam kondisi yang prima dan tidak ada kendala. Nyalakan mesin mobil dan dengarkan suara mesin.
Anda bisa mencoba kenyamanan, transmisi dan keamanan dari mobil dengan jalan test drive.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kamera ETLE mampu merekam berbagai pelanggaran lalu lintas secara otomatis. Simak 12 pelanggaran yang bisa terekam hingga risiko STNK diblokir jika tilang diaba
IRGC Iran mengklaim rudal balistik menghantam kapal perang AS. CENTCOM menyebut kedua kapal berhasil menghindari serangan.
Abu vulkanik mengandung silika yang dapat mengiritasi mata, kulit, dan saluran pernapasan. Simak cara membersihkan abu dari tubuh dengan tepat
Harga BBM 6 September 2026 di Pertamina, BP-AKR, Vivo, dan Shell. Sejumlah BBM nonsubsidi naik, sementara Pertalite tetap Rp10.000.
Erupsi Gunung Anak Krakatau membuat sejumlah penerbangan Lampung-Jakarta dibatalkan dan ditunda di Bandara Radin Inten II.
Gunung Anak Krakatau masih erupsi dan berstatus Level III Siaga. Pangdam XXI/Radin Inten mengimbau warga Lampung tetap tenang dan waspada.