Strategi Jitu Antar Antonelli Perlebar Jarak di Klasemen F1
Kimi Antonelli finis podium ketiga pada F1 GP Hungaria 2026 meski start dari posisi ketujuh. Hasil ini memperlebar keunggulannya di puncak klasemen Formula 1.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA — Motorola dikabarkan akan meluncurkan ponsel terbarunya, Moto G42 dalam waktu dekat.
Motorola Moto G42 akan menggunakan tiga kamera di belakang, terdiri dari kamera utama 50 MP, lensa ultrawide 8 MP dan makro 2 MP.
Sedangkan kamera depan 13MP. Selain itu, Motorola Moto G42 akan menggunakan layar OLED 6,4 inci dengan resolusi FHD+ dan prosesor chipset Snapdragon 680, RAM 4GB dan penyimpanan internal 128GB.
Untuk perangkat lunak yang digunakan, Moto G42 akan dilengkapi Android 12 dengan Motorola MyUX di bagian atas. Tak hanya itu, ponsel tersebut juga akan ditenagai baterai sebesar 5.000 mAh dengan pengisian daya sebesar 18W.
Selain itu, Moto G42 juga dilengkapi pemindai sidik jari yang dipasang di sisi samping ponsel yang berfungsi ganda sebagai tombol daya. Moto G42 juga akan dilengkapi dengan jack audio sebesar 3.5mm.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : GSM Arena
Kimi Antonelli finis podium ketiga pada F1 GP Hungaria 2026 meski start dari posisi ketujuh. Hasil ini memperlebar keunggulannya di puncak klasemen Formula 1.
Ratusan ikan gurame mati di Sleman akibat kualitas air kolam menurun selama musim kemarau. DP3 menyediakan vitamin gratis bagi pembudidaya.
KAI Bandara YIA membagikan merchandise kepada penumpang anak dalam peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Stasiun Yogyakarta dan Stasiun YIA.
Sebanyak 113 SPPG di Bantul telah beroperasi untuk program MBG, sementara 22 unit lainnya masih belum berjalan karena berbagai kendala.
Lebih dari 40.000 kepesertaan BPJS Kesehatan di Gunungkidul kembali aktif setelah penonaktifan PBI akibat penerapan DTSEN.
Polresta Jogja menetapkan lima tersangka baru kasus Little Aresha Daycare. Total tersangka kini mencapai 32 orang dengan 157 anak menjadi korban.