Golden Disc Awards ke-40 Digelar di Taiwan, Ini Para Pemenang Utama
Golden Disc Awards ke-40 hadirkan tiga Daesang untuk pertama kalinya.
Ilustrasi Planet / Ist
Harianjogja.com, JAKARTA — Astronom menemukan sebuah planet ekstrasurya atau exoplanet yang berjarak hanya 1,8 juta cahaya dari bumi.
Planet yang disebut TOI-1075 b itu, terlihat dalam pengamatan dari pesawat luar angkasa Transiting Exoplanet Survey Satellite (TESS) NASA.
Data dari misi empat tahun ini mengungkapkan bahwa TOI-1075 b memiliki permukaan super panas sekitar 1.922 derajat Fahrenheit (1.050 Celcius).
Kondisi ekstrem ini terjadi karena kedekatan planet tersebut dengan bintang induknya, bintang kecil berwarna jingga merah yang berjarak sekitar 200 tahun cahaya dari Bumi.
Namun selain iklim planet yang panas dan orbit ultra-pendek yang hanya membutuhkan waktu 14,5 jam — hal ini menarik karena alasan besar lainnya: TOI-1075 b adalah salah satu yang paling masif di kelas planet ekstrasurya.
"Data baru menunjukkan bahwa TOI-1075 b adalah salah satu super-Earth paling masif yang ditemukan sejauh ini," tulis pejabat NASA dilansir dari Space.
Jika TOI-1075 b lebih dekat ke Bumi, dan manusia dapat berkunjung, mereka akan menyadari bahwa berat mereka di permukaan planet ini akan berlipat tiga karena TOI-1075 b hampir 10 kali lebih masif daripada Bumi.
BACA JUGA : Ilmuwan Temukan Planet Baru
Peneliti menemukan dunia ini melalui metode transit TESS. Untuk mendeteksi benda langit yang jauh seperti TOI-1075 b, pesawat ruang angkasa memindai langit malam untuk mencari tanda-tanda perubahan kecerahan.
Jika cahaya bintang meredup secara berkala, ini mungkin mengindikasikan keberadaan planet ekstrasurya karena setiap kali dunia mengorbit bintang dan lewat di depannya relatif terhadap Bumi, cahaya bintang akan terhalang sedikit.
Teknik ini memungkinkan misi untuk mengamati kandidat planet ekstrasurya ke-5.000, tonggak sejarah khusus yang dirayakan TESS awal tahun ini.
Dan setiap penemuan memiliki nilainya. NASA mengatakan bahwa TOI-1075 b, khususnya, akan membantu para ilmuwan menyempurnakan model pembentukan planet.
"Itu, pada gilirannya, akan membantu mereka memprediksi jenis atmosfer apa yang dimiliki super-Bumi dan jenis planet lain, atau apakah mereka memiliki atmosfer sama sekali."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
Golden Disc Awards ke-40 hadirkan tiga Daesang untuk pertama kalinya.
Pelemahan rupiah tekan IKM Sleman terutama berbahan baku impor, Disperindag dorong efisiensi dan peluang ekspor.
Biaya visa Jepang naik 5 kali lipat mulai 1 Juli 2026: sekali masuk Rp1,57 juta, beberapa kali masuk Rp3,15 juta. Izin tinggal juga ikut naik hingga 30 kali lip
Cara download sound TikTok viral di Android dan iPhone melalui situs, aplikasi, atau konversi MP3 dengan langkah mudah dan praktis.
Marco Bezzecchi minta maaf ke marshal usai insiden MotoGP Ceko 2026 dan tetap dijatuhi skors oleh FIM.
Veda Ega Pratama start P20 finis P5 di Moto3 Ceko 2026. Tambah 11 poin, kini koleksi 82. Persaingan Rookie of the Year makin sengit!