Fitur OTA Mobil Listrik Disebut Bisa Jadi Celah Serangan Siber
Teknologi OTA pada mobil listrik dinilai membuka celah serangan siber. Pakar mengingatkan risiko peretasan kendaraan dan pentingnya perlindungan data pengguna.
Huawei Matebook 16s - Huawei
Harianjogja.com, JOGJA—Sebanyak 14 mantan insinyur Huawei ditangkap dan harus menjalani persidangan karena diduga membocorkan rahasia Huawei. Hal ini menyusul adanya laporan dari pihak Huawei.
South China Morning Post (SCMP) melaporkan pengadilan Shanghai sudah menjatuhi hukuman ke belasan mantan karyawan Huawei tadi. Meski demikian, hukuman untuk 14 mantan karyawan Huawei itu belum dipublikasikan. Namun, informasi yang berkembang merela dihukum penjara hingga enam tahun serta perlu membayar sejumlah denda.
BACA JUGA: Gus Nur Dapat Amnesti
Adapun Zunpai Communication Technology didirikan pada tahun 2021 oleh Zhang Kun yang merupakan mantan peneliti di HiSilicon, perusahaan semikonduktor milik Huawei.
Toms Hadware melaporkan, Huawei tidak tinggal diam dan melaprkan dugaan tersebut ke polisi sejak Agustus 2023. Kemudian pada Desember tahun yang sama, kepolisian Shanghai menangkap 14 orang atas praktik pelanggaran rahasia teknologi chip.
Pada saat yang sama, aset Zunpai senilai 95 juta yuan (sekitar Rp 215 miliar) juga dibekukan. Menurut hasil investigasi pihak terkait, ditemukan sekitar 40 teknologi Zunpai yang identik dengan milik HiSilicon.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Teknologi OTA pada mobil listrik dinilai membuka celah serangan siber. Pakar mengingatkan risiko peretasan kendaraan dan pentingnya perlindungan data pengguna.
Bea Cukai Yogyakarta memberikan penghargaan kepada 17 mitra kerja melalui Bejo Awards 2026 sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi, kepatuhan, dan sinergi
Waspada! McAfee mengungkap 15 aplikasi Android berbahaya yang diduga dapat mencuri data pribadi hingga membobol rekening pengguna. Cek daftarnya di sini.
Presiden Prabowo menunjuk Kuntadi sebagai Jampidsus baru Kejaksaan Agung. Berikut profil, rekam jejak, dan perjalanan karier jaksa senior yang pernah menangani
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) kembali menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan Most Impactful Digital Transformation Enabler
Presiden FIFA Gianni Infantino didesak mundur oleh Javier Tebas. FIFA disebut 'sakit dari akar', jeda minum hanya untuk iklan, dan Infantino dilindungi sistem.