Advertisement

Harga Mobil Listrik Tesla di China Lebih Murah 40 Persen Dibandingkan di AS

Asahi Asry Larasati
Sabtu, 07 Januari 2023 - 15:27 WIB
Budi Cahyana
Harga Mobil Listrik Tesla di China Lebih Murah 40 Persen Dibandingkan di AS Tesla Model 2. - electricvehicleweb.in

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTATesla Inc. kembali memberikan diskon mobil listrik Model 3 dan Y di China. Selain itu, Tesla juga memperkenalkan Model S dan X untuk pasar mobil premium di Negeri Panda tersebut.

Dilansir dari Bloomberg pada Jumat (6/1/2023), situs Tesla di China menawarkan mobil SUV Model Y produksi lokal dengan harga awal 259.900 yuan (US$37.875) atau setara Rp591 juta. Harga tersebut merupakan harga terendah di pasar Chijna atau 43 persen lebih murah dari harga awal US$65.900 setara Rp1 miliar yang di situs Tesla Amerika Serikat (AS).

Advertisement

Sementara itu, Tesla Model 3 dijual dengan harga awal 229.900 yuan, turun dari 265.900 yuan, sekitar 30 persen lebih murah daripada di AS.

Tesla sudah memangkas harga di China tahun lalu untuk meningkatkan penjualan karena persaingan memanas di segmen massal dan premium, bersama BYD Co yang didukung Warren Buffett, Xpeng Inc dan Nio Inc, serta pabrikan internasional seperti Porsche AG dan Mercedes Benz Group AG.

Tesla mengatakan Model S yang baru diperkenalkan, dengan interior yang didesain ulang, dihargai 789.900 yuan di China, sementara versi Plaid atau mobil tercepat Tesla, yang membutuhkan waktu 2,1 detik untuk melaju dari nol hingga 100 km per jam, akan dijual mulai 1,01 juta yuan.

Sementara itu, SUV Model X dibanderol mulai dari 879.900 yuan dan Model X Plaid mulai dari 1,04 juta yuan. Tesla menjelaskan, model mobil yang dibanderol harga baru tersebut akan mulai dikirimkan pada kuartal II/2023.

Tesla yang berbasis di Austin, Texas, ini adalah pemain dominan di sektor mobil listrik China. Perusahaan melokalkan produksi sedan Model 3 pada akhir 2019 ketika membuka pabrik di Shanghai dengan kapasitas produksi 450.000 mobil per tahun.

Seperti diketahui, Tesla mengirimkan lebih dari 710.000 kendaraan dari Shanghai pada tahun 2022, mewakili sekitar 54 persen dari penjualannya di seluruh dunia. Namun, pengiriman melambat pada bulan Desember karena penghentian produksi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Perkuat Penerapan Hukum Lingkungan, KLHK Luncurkan I-Lead

News
| Jum'at, 27 Januari 2023, 14:37 WIB

Advertisement

alt

Menengok Lava Bantal, Destinasi yang Dahulu Hanya Jadi Objek Penelitian Mahasiswa

Wisata
| Jum'at, 27 Januari 2023, 11:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement