Mau Menikah? Catat Batas Waktu Daftar Nikah di KUA
Mau menikah? Catat batas waktu daftar nikah di KUA maksimal 10 hari kerja sebelum akad dan siapkan dokumen sesuai PMA 30/2024.
Proses pengisian energi mobil listrik saat peluncuran Green Energy Station (GES) Pertamina di Jakarta, Senin (10/12/2018)./Antara-Akbar Nugroho Gumay
Harianjogja.com, JOGJA—Xiaomi dikabarkan sedang merancang mobil listrik yang diklaim lebih besar, kuat dan terjangkau daripada mobil buatan Tesla.
BACA JUGA: Xiaomi Luncurkan Skuter Listrik
Mengutip Arena EV, mobil yang diberi kode Modena ini rencananya akan hadir dalam dua varian, yakni varian murah dan custom.
Untuk varian murah akan dicangkokkan paket baterai fosfat ByD lithium standar 400V, sedangkan baterai 800V tegangan tinggi milik Qilin Cat untuk varian custom. Selain itu, Modena juga dilengkapi banyak sensor yang membantu penggunanya.Selain itu, Xiaomi juga bakal menempatkan kokpit pintar dengan prosesor Qualcomm 8295.
Pada 2025, Xiaomi juga akan mengembangkan mobil listrik dengan kode 'Le Mans'. Mobil ini dibangun di atas platform yang sama seperti mobil listrik berbasis baterai Modena. Keseriusan Xiaomi untuk produksi mobil listrik terlihat sejak Maret 2021 dengan investasi awal pada industri ini US$1,5 miliar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mau menikah? Catat batas waktu daftar nikah di KUA maksimal 10 hari kerja sebelum akad dan siapkan dokumen sesuai PMA 30/2024.
Selama 56 tahun, SHARP telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia, mengikuti perubahan kebutuhan rumah tangga, perkembangan teknologi.
Menteri LH Jumhur Hidayat menegaskan pasar karbon Indonesia harus berbasis aksi iklim nyata, bukti kredibel, dan tata kelola berintegritas.
DPRD DIY meminta SPPG penyebab keracunan MBG ditutup permanen. Sebanyak 14 SPPG di DIY kini mendapat sanksi suspend.
Wapres Gibran mendorong inovasi mahasiswa ITB terus dikembangkan agar berdampak lebih luas dan terhubung dengan kebutuhan industri.
Pakar Vulkanologi UGM Prof. Agung Harijoko menjelaskan enam gunung api aktif bersamaan merupakan fenomena alami dalam proses geologi.