Iran Tegas Tolak Proposal AS dan Pertahankan Blokade Hormuz
Iran menolak proposal negosiasi AS dan mempertahankan kebijakan pemblokiran Selat Hormuz dalam perundingan yang dimediasi Oman.
Mark Zuckerberg, pendiri Meta Platforms Inc./ Bloomberg
Harianjogja.com, SOLO—Mark Zuckerberg mendapatkan julukan baru sebagai "si tukang tiru". Hal tersebut lantaran CEO Meta ini sudah beberapa kali dianggap meniru pesaingnya.
Terbaru jelas Twitter. Beberapa waktu lalu, Zuckerberg mengumumkan aplikasi baru di bawah Instagram. Aplikasi tersebut bernama Threads.
Threads dianggap sebagai pesaing Twitter lantaran interface kedua aplikasi ini hampir mirip. Memang tidak 100% mirip, namun cara kerja Threads memang sama seperti Twitter.
BACA JUGA : Twitter Banyak Aturan, Kini Muncul Threads Bakal Jadi
CEO Twitter, Elon Musk, kemudian mengirim surat kepada Marc Zuckerberg. Threads disebut terlibat dalam penyalahgunaan rahasia dagang Twitter dan kekayaan intelektual lainnya secara sistematis, disengaja, dan melanggar hukum. Namun jika merujuk pada masa lalu Mark Zuckerberg, ternyata bukan Twitter saja yang menjadi korban karean idenya ditiru.
Dilansir dari First Post, berikut ini adalah beberapa aplikasi ternama yang idenya juga disebut dicuri oleh Mark Zuckerberg.
Laporan menyebut jika Instagram Stories yang diperkenalkan pada 2016 meniru fitur Snapchat, terlebih dalam hal filter wajah yang unik. Langkah itu dilakukan setelah Snapchat menolak tawaran Meta untuk dibeli.
Saat diluncurkan, Stories mengambil momentum nyata dari Snapchat. Pada pertengahan 2018, Instagram Stories memiliki pengguna harian dua kali lebih banyak dari Snapchat.
Ide aplikasi TikTok soal video pendek juga disebut dicuri Meta dalam bentu Reels. Meta meluncurkan Reels pada tahun 2020. Ini adalah produk video pendek yang sangat mirip dengan TikTok.
Salah satu fitur Telegram yang ditiru WhatsApp adalah fitur edit pesan. Pada bulan Mei kemarin, WhatsApp memberi penggunanya kemampuan untuk mengedit pesan dalam jangka waktu 15 menit setelah dikirim.
“Dari mengoreksi kesalahan ejaan sederhana hingga menambahkan konteks tambahan ke pesan, kami senang memberi Anda lebih banyak kendali atas obrolan Anda,” tulis perusahaan itu.
Ide ini muncul setelah Telegram lebih dulu memperkenalkan fitur tersebut.
Pada tahun 2020, tim Eksperimen Produk Baru Facebook telah meluncurkan Hobbi, sebuah aplikasi yang dirancang untuk menyaingi Pinterest.
Terbaru adalah Twitter. Mark Zuckerberg disebut meniru Twittter untuk membuat aplikasi terbarunya, Threads.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Iran menolak proposal negosiasi AS dan mempertahankan kebijakan pemblokiran Selat Hormuz dalam perundingan yang dimediasi Oman.
Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi berpeluang menciptakan All Indonesian final di WTA 500 Monterrey Open 2026 setelah berada di jalur berbeda.
10 developer game mobile Jepang bangkrut hingga Juli 2026. Biaya produksi dan persaingan game China-Korea memperberat tekanan industri.
Pangeran Harry dan Elton John diperintahkan membayar sementara Rp230 miliar kepada penerbit Daily Mail setelah gugatan privasi mereka ditolak pengadilan Inggris
BMKG mendeteksi 1.104 titik panas di Sumatera. Sumatera Selatan mencatat 528 hotspot, sementara karhutla di Riau telah membakar lebih dari 700 hektare lahan.
Gerhana Bulan sebagian terjadi 28 Agustus 2026 dengan 96 persen Bulan tertutup bayangan Bumi. Fenomena ini tidak terlihat dari Indonesia.