Laba Anjlok 90 Persen, Subaru Hentikan Proyek EV Internal
Subaru membatalkan mobil listrik internal setelah laba operasional anjlok 90 persen akibat tekanan tarif impor Amerika Serikat.
Donald Trump. /Reuters
Harianjogja.com, JOGJA—Pabrikan mobil asal Jerman, Audi mengambil langkah menghentikan pengiriman mobilnya ke AS. Kebijakan ini dilakukan menyusul pengenaan tarif impor senilai 25 persen oleh Presiden AS Donald Trump.
Carscoops, Kamis (9/4/2025) mengungkapkan, langkah yang dilakukan oleh Audi merupakan jangka pendek. Sebab, saat ini Audi memiliki stok kendaraan sebanyak 37 ribu unit di Amerika. Stok tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan pasar sekitar 2 bulan disana.
Mobil-mobil produksi Audi tersebut sejatinya sudah tiba di pelabuhan Amerika Serikat. Tapi, mobil tersebut tidak akan didistribusikan ke diler sampai ada pemberitahuan lebih lanjut.
Audi Q5 selama ini menjadi model terlaris di Amerika Serikatr. Model ini diproduksi di Meksiko. Sementara beberapa model lainnya didistribusikan dari Eropa dan beberapa kawasan lain yang juga terkena bea masuk.
BACA JUGA: Kamera Depan Bermasalah, Audi Q7 di AS Harus Ditarik
“Mulai 2 April 2025 kami membekukan pengiriman hingga pemberitahuan lebih lanjut,” ujar salah satu juru bicara Volkswagen Group dikutip dari Reuters.
Audi sejatinya bisa saja menggunakan fasilitas produksi Scout. Tapi, setelah dua tahun jika ingin berproduksi. Selain itu, apabila Scout ingin membuat mobilnya sendiri dan harus meningkatkan produksi secara perlahan. Sementara Jaguar hingga Land Rover saat ini juga masih wait and see dengan kebijakan dari Trump.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Subaru membatalkan mobil listrik internal setelah laba operasional anjlok 90 persen akibat tekanan tarif impor Amerika Serikat.
Rupiah menguat ke Rp17.653 per dolar AS di tengah penguatan dolar global dan sentimen suku bunga The Fed serta konflik Timur Tengah.
BMKG memprakirakan mayoritas wilayah Indonesia berpotensi hujan ringan hingga petir pada Kamis, termasuk Jawa dan Sumatra.
Volvo EX90 resmi meluncur di Indonesia dengan harga Rp2,5 miliar. SUV listrik premium ini punya jarak tempuh hingga 600 km.
Kemendag meminta klarifikasi Shopee terkait aduan konsumen PMSE, mulai barang tak sesuai hingga kendala pembayaran digital.
Indomaret Cabang Yogyakarta Bersama PMI Sleman kembali Gelar Aksi Donor Darah Disertai Pemeriksaan Mata dan Cek Kesehatan Gratis Dari Puskesmas Gamping 2