Advertisement

Nissan Bersiap Jual Kantor Pusatnya di Yokohama Jepang

Jumali
Rabu, 04 Juni 2025 - 21:17 WIB
Jumali
Nissan Bersiap Jual Kantor Pusatnya di Yokohama Jepang Ilustrasi Kantor Nissan. / Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Pabrikan mobil asal Jepang, Nissan dikabarkan bersiap menjual kantor pusatnya di Yokohama, Jepang. Langkah ini dilakukan menyusul kesulitan keuangan yang menimpa Nissan.

BACA JUGA: Nissan Bakal PHK 10.000 Pekerjanya

Advertisement

Nikkei Asia melaporkan, penjualan kantor pusat Nissan di Yokohama, Jepang direncanakan sebelum Marey 2026. Gedung ini sudah menjadi markas utama perusahaan sejak pindah dari Tokyo pada 2009 dan berada tak jauh dari Stasiun Yokohama. Adapun nilai dari kantor Nissan di Yokohama itu diperkirakan mencapai lebih dari 100 miliar yen, atau sekitar Rp12 triliun.

Dengan penjualan kantor pusat, maka Nissan akan terbantu dalam upaya menggalang dana guna menutup tujuh dari 17 pabrik globalnya yang saat ini sedang dalam kondisi kurang menguntungkan. Meskipun saat ini, belum ada kepastian soal langkah Nissan setelah menjual kantor pusatnya itu. Namun skenario paling masuk akal adalah perusahaan akan tetap menyewa kembali gedung tersebut setelah berpindah kepemilikan.

Strategi itu sebelumnya dilakukan oleh McLaren saat menjual markas mereka di Woking, Inggris, senilai USD 237 juta atau sekitar Rp 3,8 triliun, lalu meneken kontrak sewa selama 20 tahun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Fee 5 Persen dan Ancaman Mutasi Terkuak di Sidang Abdul Wahid

Fee 5 Persen dan Ancaman Mutasi Terkuak di Sidang Abdul Wahid

News
| Kamis, 26 Maret 2026, 15:17 WIB

Advertisement

Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat

Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat

Wisata
| Kamis, 26 Maret 2026, 13:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement