Advertisement
Tahun Depan, Nissan Mulai Ekspor Mobil Listrik Hasil Produksi di China
Ilustrasi Kantor Nissan. / Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Pabrikan mobil asal Jepang, Nissan dikabarkan mulai mengekspor kendaraan listrik (EV) dari pabriknya di China pada 2026. Produk EV dari Nissan itu akan diekspor ke sejumlah negara di Asia Tenggara, Timur Tengah dan kawasan lainnya.
BACA JUGA: Nissan Dekati Toyota
Advertisement
Carnewschina, Rabu (9/7/2025) mengungkapkan, langkah Nissan itu adalah upaya untuk memanfaatkan jaringan layanan purnajual Nissan yang sudah ada di pasar luar negeri tersebut. Langkah ini juga dilakukan oleh Nissan sebagai upaya mengatasi kesulitan keuangan yang dialami mereka. Peninjauan jejak produksi globalnya dengan tujuan perputaran bisnis yang cepat harus dilakukan dengan jalanmenjual kendaraan listrik buatan Tiongkok ke pasar lain.
Adapun produk Nissan EV yang dijadwalkan diekspor di antaranya adalah sedan N7. Model tersebut, dikembangkan dan dirancang oleh perusahaan patungan Nissan, dan telah diluncurkan pada April lalu.
Nissan N7 selama ini diproduksi di pabrik Nissan yang berada di Guangzhou, Provinsi Guangdong. Nissan percaya kendaraan listrik dengan harga kompetitif hasil produksi di China akan menarik pesanan dari luar negeri.
Selain itu, Nissan berencana untuk memperkenalkan kendaraan listrik dan kendaraan plug-in hybrid (PHEV) lainnya di pasar China, termasuk pikap listrik pertamanya yang akan meluncur akhir tahun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Duel Remaja di Pakualaman Jogja Terbongkar, Dua Pelajar Luka Parah
- Puluhan Telur Piton Ditemukan di Selokan Permukiman Warga Gunungkidul
- Libur Lebaran Ramai, Kamar Hotel DIY Justru Banyak Kosong
- Catat, Ini Lokasi dan Tarif Parkir Resmi Kota Jogja Tahun 2026
- Pengolahan Mandiri Efektif, Sampah Residu di Demangan Jogja Berkurang
Advertisement
Advertisement








