Advertisement

Huawei Ungguli Apple di Pasar Ponsel China

Newswire
Kamis, 15 Januari 2026 - 21:27 WIB
Abdul Hamied Razak
Huawei Ungguli Apple di Pasar Ponsel China Ilustrasi produk ponsel Huawei. Dalam foto ini Huawei Pura 70. Foto diambil di China, Kamis (29/8/2024) (ANTARA - Livia Kristianti)

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Huawei kembali menempati posisi puncak pasar ponsel pintar China sepanjang 2025. Capaian ini menjadi tonggak penting karena terakhir kali perusahaan asal Shenzhen itu memimpin penjualan nasional pada 2020.

Mengutip laporan Gizmochina, Kamis, analisis International Data Corporation (IDC) menunjukkan Huawei menguasai 16,4% pangsa pasar dengan total pengiriman 46,7 juta unit. Angka tersebut hanya sedikit di atas Apple yang meraih 16,2%.

Advertisement

Kembalinya Huawei ke posisi teratas menandai pemulihan besar setelah beberapa tahun terdampak sanksi Amerika Serikat. Kini, pasar ponsel terbesar di dunia kembali menunjukkan perubahan peta kekuatan.

IDC mencatat, kebangkitan Huawei didorong oleh hadirnya kembali teknologi 5G di perangkat mereka, peningkatan penggunaan chip Kirin buatan sendiri, dan performa kuat lini flagship Mate serta Pura. Produksi chip dalam negeri yang semakin stabil juga mendorong kapasitas pengiriman mereka.

Sementara itu, Apple menempati peringkat kedua dengan selisih yang sangat tipis, terdorong permintaan tinggi terhadap iPhone 17. Bahkan pada kuartal keempat 2025, Apple sempat menguasai 21% pasar dan berada di posisi pertama. Vivo berada di posisi ketiga, diikuti Xiaomi dan Oppo. Honor harus keluar dari lima besar setelah performanya melemah.

Meski persaingan antarbrand menghangat, pasar ponsel pintar China justru terus mengalami tekanan. Total pengiriman produk pada 2025 turun 0,6% menjadi sekitar 285 juta unit. Lonjakan harga chip memori serta biaya produksi membuat sejumlah merek menaikkan harga jual atau menunda rilis perangkat baru.

Para analis memprediksi 2026 akan menjadi tahun yang lebih menantang. Siklus pembaruan ponsel yang makin panjang, ongkos produksi yang tinggi, dan kompetisi antarpabrikan yang semakin agresif membuat posisi Huawei sebagai pemimpin pasar belum sepenuhnya aman.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Pertemuan Presiden-Rektor Singgung Ekonomi dan Minerba

Pertemuan Presiden-Rektor Singgung Ekonomi dan Minerba

News
| Kamis, 15 Januari 2026, 22:57 WIB

Advertisement

Tren Wisata 2026: Bangkok Teratas, Bali 10 Besar Dunia

Tren Wisata 2026: Bangkok Teratas, Bali 10 Besar Dunia

Wisata
| Selasa, 13 Januari 2026, 16:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement