Advertisement
Huawei Ungguli Apple di Pasar Ponsel China
Ilustrasi produk ponsel Huawei. Dalam foto ini Huawei Pura 70. Foto diambil di China, Kamis (29/8/2024) (ANTARA - Livia Kristianti)
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Huawei kembali menempati posisi puncak pasar ponsel pintar China sepanjang 2025. Capaian ini menjadi tonggak penting karena terakhir kali perusahaan asal Shenzhen itu memimpin penjualan nasional pada 2020.
Mengutip laporan Gizmochina, Kamis, analisis International Data Corporation (IDC) menunjukkan Huawei menguasai 16,4% pangsa pasar dengan total pengiriman 46,7 juta unit. Angka tersebut hanya sedikit di atas Apple yang meraih 16,2%.
Advertisement
Kembalinya Huawei ke posisi teratas menandai pemulihan besar setelah beberapa tahun terdampak sanksi Amerika Serikat. Kini, pasar ponsel terbesar di dunia kembali menunjukkan perubahan peta kekuatan.
IDC mencatat, kebangkitan Huawei didorong oleh hadirnya kembali teknologi 5G di perangkat mereka, peningkatan penggunaan chip Kirin buatan sendiri, dan performa kuat lini flagship Mate serta Pura. Produksi chip dalam negeri yang semakin stabil juga mendorong kapasitas pengiriman mereka.
BACA JUGA
Sementara itu, Apple menempati peringkat kedua dengan selisih yang sangat tipis, terdorong permintaan tinggi terhadap iPhone 17. Bahkan pada kuartal keempat 2025, Apple sempat menguasai 21% pasar dan berada di posisi pertama. Vivo berada di posisi ketiga, diikuti Xiaomi dan Oppo. Honor harus keluar dari lima besar setelah performanya melemah.
Meski persaingan antarbrand menghangat, pasar ponsel pintar China justru terus mengalami tekanan. Total pengiriman produk pada 2025 turun 0,6% menjadi sekitar 285 juta unit. Lonjakan harga chip memori serta biaya produksi membuat sejumlah merek menaikkan harga jual atau menunda rilis perangkat baru.
Para analis memprediksi 2026 akan menjadi tahun yang lebih menantang. Siklus pembaruan ponsel yang makin panjang, ongkos produksi yang tinggi, dan kompetisi antarpabrikan yang semakin agresif membuat posisi Huawei sebagai pemimpin pasar belum sepenuhnya aman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Sleman Mulai Monitoring Penerapan UMK 2026 di Industri Menengah
- Pemkab Kulonprogo Genjot Pembukaan Jalan Baru di Perbukitan Menoreh
- PUKAT UGM: KUHAP Tak Atur Penampakan Tersangka dalam Konferensi Pers
- Disnakertrans Bantul Temukan Pelanggaran UMK 2026 saat Sidak
- Bantul Kucurkan Rp22,3 M untuk BOP dan BOSDA PAUD
Advertisement
Advertisement





