Advertisement

OpenAI Masuk Pasar Wearable, Siapkan Earphone AI Sweet Pea

Newswire
Sabtu, 17 Januari 2026 - 18:47 WIB
Maya Herawati
OpenAI Masuk Pasar Wearable, Siapkan Earphone AI Sweet Pea Foto ilustrasi. / Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Ketika kecerdasan buatan mulai dilepaskan dari layar ponsel dan komputer, OpenAI memilih perangkat audio sebagai medium baru interaksi manusia dengan AI melalui pengembangan earphone pintar bernama kode “Sweet Pea”, yang diproyeksikan menjadi penantang AirPods besutan Apple.

Langkah OpenAI mengembangkan earphone AI Sweet Pea sekaligus menandai ekspansi serius perusahaan tersebut ke pasar perangkat wearable, setelah sebelumnya lebih dikenal sebagai pengembang teknologi kecerdasan buatan berbasis perangkat lunak.

Advertisement

Mengutip laporan Gizmochina, Sabtu (17/1/2026), earphone Sweet Pea dirancang oleh mantan kepala desainer Apple, Jony Ive, sosok yang selama bertahun-tahun berada di balik desain ikonik iPhone dan berbagai produk unggulan Apple lainnya.

Keterlibatan Jony Ive menjadi perhatian karena OpenAI telah mengakuisisi perusahaan desain miliknya, io hardware, pada Mei 2024 dengan nilai transaksi sekitar 6,5 miliar dolar AS. Proyek Sweet Pea disebut-sebut sebagai salah satu hasil awal dari akuisisi tersebut.

Berbeda dengan earbud nirkabel konvensional yang ditempatkan di dalam telinga, Sweet Pea dikabarkan mengusung pendekatan desain yang tidak lazim. Unit utama perangkat ini disebut berbentuk menyerupai kerikil berbahan logam, dipadukan dengan dua modul tambahan berbentuk kapsul yang diposisikan di belakang telinga pengguna.

Konsep desain tersebut memungkinkan ruang internal yang lebih luas untuk menanamkan chip berkinerja tinggi sekaligus mendukung pemrosesan kecerdasan buatan secara langsung di dalam perangkat.

Dalam laporan yang sama, Sweet Pea disebut akan ditenagai prosesor khusus dengan teknologi fabrikasi 2 nanometer. Chip ini memungkinkan sebagian besar fungsi berbasis AI dijalankan secara lokal tanpa ketergantungan penuh pada komputasi awan.

Pendekatan pemrosesan lokal tersebut memungkinkan perintah suara, pemahaman konteks percakapan, serta interaksi pengguna berlangsung secara real time langsung di perangkat.

Selain itu, earphone AI Sweet Pea dikabarkan akan dibekali mikrofon dan kamera untuk memantau lingkungan sekitar secara berkelanjutan, sehingga sistem AI dapat memberikan respons dan saran kontekstual tanpa perlu diawali perintah suara seperti “Hey”.

Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa Sweet Pea berpotensi mengambil alih sejumlah fungsi dasar ponsel pintar, dengan pengendalian aplikasi dan layanan digital dilakukan sepenuhnya melalui perintah suara.

Terkait jadwal peluncuran, OpenAI disebut menargetkan Sweet Pea meluncur pada September 2028 dengan proyeksi pengiriman awal sekitar 40 hingga 50 juta unit pada tahun pertama, meskipun jadwal tersebut masih berpotensi berubah seiring perkembangan teknologi dan strategi perusahaan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Iran Tuduh Trump Picu Kerusuhan hingga Korban Meninggal

Iran Tuduh Trump Picu Kerusuhan hingga Korban Meninggal

News
| Sabtu, 17 Januari 2026, 21:57 WIB

Advertisement

Museum Iptek Hainan Dibuka, Tawarkan Wisata Sains Imersif

Museum Iptek Hainan Dibuka, Tawarkan Wisata Sains Imersif

Wisata
| Sabtu, 17 Januari 2026, 14:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement