Advertisement
Kolaborasi Mitsubishi-Foxtron Hadirkan Mobil Listrik Performa Tinggi 2
Kendaraan listrik / Ilustrasi freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Mitsubishi Motors tengah mematangkan langkah strategis untuk memperkuat eksistensinya di pasar kendaraan listrik global. Pabrikan asal Jepang itu mengonfirmasi pengembangan mobil listrik baru hasil kolaborasi dengan Foxtron, perusahaan teknologi otomotif asal Taiwan.
Berdasarkan laporan Drive, kendaraan listrik hasil kerja sama tersebut dijadwalkan meluncur di pasar Australia pada paruh kedua 2026. Salah satu varian yang tengah disiapkan bahkan diklaim memiliki performa tinggi dengan tenaga mendekati 300 kilowatt, menjadikannya salah satu mobil listrik paling bertenaga di kelasnya.
Advertisement
Model anyar Mitsubishi ini diperkirakan mengadopsi basis platform Foxtron Bria yang lebih dulu dipasarkan di Taiwan. Meski belum diumumkan nama resminya untuk pasar Australia, Mitsubishi tercatat telah mendaftarkan merek dagang ASX GT-e dan ASX VR-e, yang merujuk pada varian performa legendaris Mitsubishi seperti Lancer dan Magna.
Sebagai pembanding spesifikasi, Foxtron Bria versi standar menggunakan motor listrik berdaya 171 kW dengan penggerak roda belakang. Varian ini sanggup berakselerasi dari 0 hingga 100 kilometer per jam dalam waktu 6,8 detik.
BACA JUGA
Sementara itu, varian tertinggi Bria mengusung sistem penggerak all-wheel-drive (AWD) dengan konfigurasi motor ganda bertenaga total 298 kW. Versi ini diklaim mampu melesat dari posisi diam ke 100 kilometer per jam hanya dalam 3,9 detik.
Seluruh varian Bria dibekali baterai lithium iron phosphate (LFP) berkapasitas 57,5 kWh. Daya jelajahnya mencapai 516 kilometer untuk versi penggerak roda belakang dan sekitar 466 kilometer untuk varian AWD berdasarkan standar pengujian yang digunakan.
Meski mengadopsi basis Foxtron, versi Mitsubishi tidak akan menggunakan spesifikasi tersebut secara mentah. Tim insinyur Mitsubishi di Australia disebut akan melakukan penyetelan ulang, khususnya pada sektor suspensi dan sistem kemudi, agar sesuai dengan karakter jalan dan preferensi konsumen lokal.
Dari sisi dimensi, Bria memiliki panjang 4.315 milimeter dengan jarak sumbu roda 2.800 milimeter. Ukuran ini menempatkannya sebagai hatchback kompak di antara Volkswagen Golf dan Toyota Corolla. Namun, bobot kendaraan tergolong cukup berat untuk kelasnya, yakni berkisar antara 1.870 hingga 2.020 kilogram.
Tampilan eksterior mobil listrik ini dirancang oleh rumah desain ternama asal Italia, Pininfarina. Desain aerodinamis diperkuat dengan bilah lampu depan dan belakang yang memanjang selebar bodi, velg alloy berukuran 18 atau 20 inci, serta penggunaan gagang pintu tersembunyi.
Masuk ke kabin, mobil ini dilengkapi layar sentuh berukuran 15,6 inci yang mendukung Apple CarPlay dan Android Auto secara nirkabel. Fitur keselamatan juga tergolong lengkap, mulai dari adaptive cruise control hingga kamera 360 derajat pada varian tertinggi.
Mitsubishi dijadwalkan akan mengungkap informasi lebih rinci mengenai spesifikasi final serta nama resmi mobil listrik kolaborasi ini menjelang waktu peluncurannya pada paruh kedua 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai
Advertisement
Berita Populer
- Ribuan Umat Hindu Padati Prambanan Shiva Festival 2026
- DPRD DIY Nilai Legalitas KDMP Kunci Sukses Program MBG
- Tradisi Sumber Rejo di Clapar Kulonprogo Terjaga Sejak Ratusan Tahun
- Arus Balik Long Weekend, 30 Ribu Penumpang Padati Daop 6 Jogja
- SIM Keliling Polda DIY Beroperasi Senin 19 Januari 2026, Ini Lokasinya
Advertisement
Advertisement




