Advertisement

Luxeed R7 Jadi SUV Listrik dengan Aerodinamis Terbaik

Jumali
Kamis, 22 Januari 2026 - 22:27 WIB
Jumali
Luxeed R7 Jadi SUV Listrik dengan Aerodinamis Terbaik Luxeed R7 Pure Electric Ultra - Carnews China

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Luxeed R7 Pure Electric Ultra hasil kolaborasi HIMA dan Huawei memecahkan rekor dunia sebagai SUV listrik hasil produksi massal dengan aerodinamis terbaik. Hal ini menyusul catatan rekor koefisien hambatan udara (Cd) 0,217.

Pencapaian tersebut telah disertifikasi China Automotive Engineering Research Institute (CAERI). Nilai Cd rendah ini dicapai berkat penerapan lebih dari 20 teknologi aerodinamis aktif dan pasif yang terintegrasi dalam desain kendaraan.

Advertisement

Catatan rekor Cd dari Luxeed R7 Pure Electric juga ungguli Tesla Model Y Juniper (0,220 Cd), Onvo L60 (0,229), dan Xiaomi YU7 (0,245), menjadikan R7 tolok ukur aerodinamika segmen SUV listrik.

Luxeed R7 mengadopsi siluet SUV coupe dengan desain fastback yang dirancang untuk meminimalkan hambatan angin. Salah satu fitur kunci adalah Active Grille Shutter (AGS) yang mampu membuka dan menutup kisi udara secara otomatis sesuai kebutuhan pendinginan dan kecepatan kendaraan.

Sistem AGS tersebut berfungsi mengurangi turbulensi udara, terutama saat melaju pada kecepatan tinggi, sehingga membantu meningkatkan efisiensi energi secara keseluruhan.

Optimalisasi aerodinamika juga diterapkan pada berbagai detail desain, mulai dari deflektor angin roda depan melengkung 3D, tirai udara pada bumper depan, gagang pintu rata bodi, hingga kaca spion luar tanpa bingkai. R7 juga dibekali roda hambatan rendah dan spoiler ducktail ramping di bagian belakang.

Tim teknik Luxeed turut menyempurnakan area bibir depan serta saluran tirai udara, guna memastikan aliran udara di sekitar kendaraan tetap stabil dan efisien.

Dilansir dari Cars News China, Kamis (22/1/2026), pengujian CAERI tidak hanya mengukur hambatan aerodinamis, tetapi juga hambatan gelinding, yang mencakup hambatan penggerak dan hambatan ban. Seluruh parameter tersebut dikombinasikan untuk menggambarkan total hambatan penggerak kendaraan, sehingga hasil pengujian lebih merepresentasikan kondisi penggunaan nyata.

Hasilnya, Luxeed R7 Pure Electric tercatat memiliki konsumsi energi 3,44 persen lebih rendah dibandingkan rata-rata industri. Capaian ini menegaskan efisiensi R7 tidak hanya unggul secara teoritis, tetapi juga dalam pemakaian harian.

Koefisien hambatan udara menjadi indikator krusial dalam menilai performa aerodinamika kendaraan. Nilai Cd berpengaruh langsung terhadap efisiensi energi, stabilitas berkendara pada kecepatan tinggi, serta tingkat kebisingan, getaran, dan kekasaran (NVH).

Selama ini, kendaraan dengan Cd terendah didominasi segmen sedan. Sejumlah sedan listrik bahkan mencatat angka di bawah 0,20 Cd, seperti Dongfeng Forthing Xinghai S7 (0,191 Cd), Arcfox Alpha S5 (0,1925 Cd), Stelato S9 (0,193 Cd), dan Xiaomi SU7 (0,195 Cd).

Dalam konteks tersebut, pencapaian 0,217 Cd pada SUV dinilai sebagai terobosan teknik signifikan, mengingat bodi SUV yang lebih tinggi secara alami menghadirkan tantangan aerodinamis lebih besar.

Sebagai perbandingan, beberapa SUV listrik lain masih berada di atas angka tersebut. Xiaomi YU7 tercatat memiliki Cd 0,245, Tesla Model Y Juniper 0,220, dan Onvo L60 0,229. Data ini menempatkan Luxeed R7 sebagai standar baru efisiensi aerodinamis di segmen SUV listrik produksi massal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

KPK Peringatkan Pengisian Jabatan Transparan Usai OTT Pati

KPK Peringatkan Pengisian Jabatan Transparan Usai OTT Pati

News
| Kamis, 22 Januari 2026, 22:47 WIB

Advertisement

Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai

Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai

Wisata
| Senin, 19 Januari 2026, 18:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement