Advertisement

Android Perketat Fitur Anti-Maling, Perlindungan Data dan Keuangan

Jumali
Jum'at, 30 Januari 2026 - 08:37 WIB
Jumali
Android Perketat Fitur Anti-Maling, Perlindungan Data dan Keuangan Ponsel Android / Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Sistem operasi Android resmi meluncurkan pembaruan besar pada fitur keamanan anti-maling guna melindungi data pribadi dan keuangan pengguna dari risiko pencurian. Pembaruan yang dirilis Selasa (27/1/2026) waktu Amerika Serikat ini dirancang untuk menghentikan akses ilegal, membatasi potensi kerusakan seusai perangkat dicuri, serta mempercepat proses pemulihan ponsel yang hilang.

Tim keamanan Android menegaskan bahwa pencurian ponsel kini tidak lagi sekadar kehilangan perangkat fisik. Perangkat yang jatuh ke tangan pihak tidak bertanggung jawab berpotensi menjadi pintu masuk penipuan keuangan dan pembobolan data sensitif, khususnya aplikasi perbankan dan layanan digital.

Advertisement

Melalui blog resmi Google Security, perusahaan menyebut pembaruan ini sebagai pengembangan lanjutan dari sistem perlindungan sebelumnya, yang diprioritaskan seusai tren pencurian perangkat meningkat secara global.

Salah satu peningkatan utama terdapat pada fitur Failed Authentication Lock yang pertama kali diperkenalkan di Android 15. Fitur ini akan mengunci layar secara otomatis jika terdeteksi percobaan buka kunci yang gagal berulang kali. Dalam pembaruan terbaru, Android memberikan kontrol tambahan berupa tombol khusus, sehingga pengguna dapat mengaktifkan atau menonaktifkan fitur tersebut sesuai preferensi keamanan masing-masing.

Android juga memperluas fungsi fitur Identity Check yang mewajibkan autentikasi biometrik untuk tindakan sensitif. Kini, kewajiban verifikasi biometrik tidak hanya berlaku untuk pengaturan sistem, tetapi juga mencakup aplikasi pihak ketiga yang menggunakan Android Biometric Prompt, termasuk aplikasi perbankan dan Google Password Manager. Sistem akan secara otomatis meminta verifikasi ketat ketika mendeteksi perangkat berada di lokasi yang tidak biasa.

Penyempurnaan lain dilakukan pada mekanisme waktu kunci (lockout time) untuk mencegah pencuri menebak PIN, pola, atau kata sandi. Sistem terbaru memberikan toleransi bagi pengguna sah, di mana kesalahan berulang dengan PIN atau pola yang sama tidak selalu dihitung sebagai upaya gagal baru, sehingga pengguna tidak langsung terjebak waktu kunci yang lebih lama.

Di sisi lain, fitur Remote Lock atau kunci jarak jauh melalui peramban web juga diperkuat. Android kini menambahkan pertanyaan keamanan opsional, guna memastikan hanya pemilik asli perangkat yang dapat mengunci ponsel dari jarak jauh.

Meski fitur Failed Authentication Lock dan Identity Check terbaru hanya tersedia untuk perangkat dengan Android 16 ke atas, alat pemulihan perangkat kini sudah dapat digunakan oleh pengguna Android 10 ke atas. Google berharap sistem pertahanan berlapis ini mampu menekan risiko kebocoran data dan kerugian finansial pengguna, terutama di kota-kota dengan mobilitas tinggi seperti Jogja yang masyarakatnya semakin bergantung pada transaksi digital melalui ponsel pintar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

China Eksekusi 11 Terpidana Jaringan Penipuan Lintas Negara

China Eksekusi 11 Terpidana Jaringan Penipuan Lintas Negara

News
| Jum'at, 30 Januari 2026, 04:47 WIB

Advertisement

Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun

Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun

Wisata
| Kamis, 29 Januari 2026, 11:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement