Advertisement

Dokumen Epstein Dibuka, Bill Gates Dihantam Isu Perselingkuhan

Jumali
Senin, 02 Februari 2026 - 22:57 WIB
Jumali
Dokumen Epstein Dibuka, Bill Gates Dihantam Isu Perselingkuhan Ilustrasi. - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Nama Bill Gates kembali terseret pusaran kontroversi global seusai dokumen pengadilan terkait Jeffrey Epstein dibuka ke publik pada pekan lalu. Arsip tersebut memuat korespondensi internal yang menyinggung tuduhan perselingkuhan, dugaan penyakit menular seksual, hingga pembahasan proyek kesehatan global yang memicu spekulasi luas.

Dokumen terbaru itu memperlihatkan sejumlah email internal yang menggambarkan kedekatan antara pendiri Microsoft tersebut dengan mendiang Jeffrey Epstein, terpidana kejahatan seksual yang meninggal dunia pada 2019. Hubungan keduanya sebelumnya telah diakui Gates sebagai sebuah “kesalahan besar”, namun arsip pengadilan ini memperluas dimensi kontroversi yang selama ini beredar di ruang publik.

Advertisement

Salah satu email bertanggal 18 Juli 2013 memuat klaim sensasional bahwa Bill Gates disebut pernah mengonsumsi antibiotik untuk mengobati penyakit menular seksual. Penyakit itu diduga diperoleh seusai dirinya menjalin hubungan dengan beberapa perempuan asal Rusia. Dalam email yang sama, Gates juga dituding berupaya merahasiakan kondisi tersebut dari Melinda French Gates, istrinya saat itu.

Haberler mengungkapkan, dokumen tersebut turut menyinggung peran Jeffrey Epstein yang disebut membantu mengatur pertemuan rahasia antara Gates dengan seorang perempuan yang telah menikah.

Bahkan, Epstein diklaim berperan dalam pengadaan obat-obatan tertentu yang berkaitan dengan tuduhan tersebut, meski tidak disertai bukti medis yang diverifikasi secara independen.

Dikutip dari People, pihak Bill Gates melalui juru bicaranya membantah keras seluruh tuduhan yang beredar. Mereka menyebut narasi dalam email tersebut sebagai sesuatu yang “tidak masuk akal dan salah”.

Menurut pernyataan resmi, korespondensi itu justru mencerminkan frustrasi Epstein karena gagal membangun hubungan bisnis jangka panjang dengan Gates.

Pihak Gates juga menegaskan bahwa isi email tersebut merupakan upaya manipulatif Epstein untuk menjebak dan mencemarkan nama baik Bill Gates. Bantahan ini sekaligus mempertegas posisi Gates yang sebelumnya telah menyatakan penyesalan atas keterlibatannya dengan Epstein.

Tak hanya menyentuh ranah pribadi, dokumen pengadilan itu juga mengungkap proposal kerja sama yang diajukan Epstein kepada Gates di sektor kesehatan global. Proposal tersebut mencakup gagasan simulasi pandemi, penyusunan spesifikasi teknis pelacakan strain penyakit, pengembangan neuroteknologi, serta sistem pengelolaan data kesehatan digital.

Seusai proposal tersebut terungkap ke publik, muncul kembali beragam teori konspirasi yang mengaitkan hubungan Gates dan Epstein dengan isu pandemi global. Meski demikian, tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa proyek tersebut pernah direalisasikan atau didanai secara resmi oleh Bill Gates.

Dampak kedekatan Gates dan Epstein juga disebut berpengaruh pada kehidupan rumah tangga. Melinda French Gates secara terbuka menyatakan ketidaknyamanannya terhadap hubungan suaminya dengan Epstein, yang ia nilai sebagai figur bermasalah. Pernyataan tersebut kemudian dikaitkan dengan perceraian pasangan itu yang diumumkan pada Maret 2022.

Dengan dibukanya dokumen pengadilan terbaru ini, reputasi Bill Gates kembali menjadi sorotan internasional. Investigasi terkait keterlibatan sejumlah tokoh dunia dalam jaringan Jeffrey Epstein pun masih terus bergulir, sementara publik menanti kejelasan atas berbagai tuduhan yang mencuat dari arsip tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Gajah Liar Mengamuk di Khao Yai Thailand, Turis Lansia Tewas Terinjak

Gajah Liar Mengamuk di Khao Yai Thailand, Turis Lansia Tewas Terinjak

News
| Senin, 02 Februari 2026, 21:57 WIB

Advertisement

Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun

Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun

Wisata
| Kamis, 29 Januari 2026, 11:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement