Advertisement

Modus Penipuan WhatsApp Kian Licik, Ini Daftarnya

Jumali
Minggu, 15 Februari 2026 - 10:37 WIB
Jumali
Modus Penipuan WhatsApp Kian Licik, Ini Daftarnya Whatsapp / Foto ilustrasi Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Kejahatan siber melalui aplikasi WhatsApp kian beragam dan terorganisir dengan menyasar kelalaian pengguna. Modusnya mulai dari kurir paket fiktif hingga pemindaian kode QR palsu atau quishing untuk mencuri data pribadi dan saldo rekening.

Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan seusai maraknya kasus pembobolan rekening melalui file aplikasi berbahaya. Pengguna diimbau tidak sembarangan mengeklik tautan atau mengunduh dokumen dari nomor tak dikenal karena berisiko memberi akses kepada pelaku kejahatan siber.

Advertisement

Modus File APK Berkedok Undangan hingga Tilang

Pelaku biasanya memanfaatkan manipulasi psikologis dengan memicu rasa panik atau penasaran korban. Mereka mengirim file berformat .apk yang disamarkan sebagai foto paket, surat undangan pernikahan, hingga surat tilang elektronik.

Seusai korban menginstal file tersebut, perangkat ponsel dapat dikendalikan dari jarak jauh. Peretas kemudian membuka akses ke aplikasi perbankan digital dan berpotensi menguras saldo korban. Risiko lain mencakup pencurian data sensitif seperti foto, video, hingga lokasi terkini.

Jebakan VCS dan Pemerasan

Selain modus file berbahaya, pelaku juga kerap menjerat korban melalui jebakan Video Call Sex (VCS). Seusai memperoleh konten pribadi, pelaku melancarkan ancaman penyebaran video atau foto untuk memeras korban secara finansial.

Ancaman intimidasi ini menjadi risiko nyata bagi pengguna digital yang lengah menjaga privasi dan keamanan akun mereka.

Kenali Tanda Urgensi Palsu

Untuk menghindari jebakan tersebut, pengguna disarankan mengabaikan file .apk dari sumber tidak resmi. Waspadai pula pesan dengan nada mendesak, seperti permintaan verifikasi segera atau ancaman penghapusan akun.

Seusai menerima pesan mencurigakan, sebaiknya lakukan konfirmasi kepada pihak berkompeten atau kerabat sebelum mengambil tindakan. Langkah sederhana ini dapat mencegah kerugian yang lebih besar.

Aktifkan 2FA untuk Perlindungan Tambahan

Waspada menjadi kunci utama keselamatan di ruang digital. Pengguna disarankan mengaktifkan fitur autentikasi dua faktor (2FA) pada seluruh akun penting guna menambah lapisan perlindungan.

Seusai memperkuat sistem keamanan perangkat dan akun, ruang gerak pelaku penipuan siber akan semakin terbatas sehingga potensi kerugian dapat diminimalisasi.

Modus PenipuanKedok yang DigunakanTarget Utama Pelaku
Kurir PalsuFile APK "Foto Paket J&T/Kurir"Akses SMS & M-Banking.
Undangan NikahFile APK "Surat Undangan"Pencurian Data Kontak.
Surat TilangFile APK "Surat Tilang-1.0"Kontrol Perangkat Jarak Jauh.
MyTelkomsel PalsuIzin Akses Data PribadiPenyalahgunaan Identitas.
Quishing (QR Code)Stiker QR di Tempat UmumPhishing Situs Berbahaya.
Jebakan VCSVideo Call dari Nomor AsingPemerasan & Ancaman.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Kim Ju Ae Resmi Disiapkan Jadi Pewaris Kim Jong Un

Kim Ju Ae Resmi Disiapkan Jadi Pewaris Kim Jong Un

News
| Minggu, 15 Februari 2026, 08:47 WIB

Advertisement

Festival Sakura 2026 di Arakurayama Batal, Turis Jadi Sorotan

Festival Sakura 2026 di Arakurayama Batal, Turis Jadi Sorotan

Wisata
| Rabu, 11 Februari 2026, 21:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement