Advertisement
Turki Siapkan Aturan Tegas Batasi Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun
Foto ilustrasi anak bermain ponsel. - Foto dibuat oleh AI - Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Turki tengah menyiapkan regulasi ketat untuk membatasi akses media sosial bagi anak-anak di bawah usia 16 tahun. Kebijakan ini diposisikan sebagai langkah strategis untuk melindungi generasi muda dari dampak negatif paparan konten digital yang dinilai semakin tidak terkendali.
Seusai kajian internal dilakukan, otoritas menilai intervensi negara diperlukan guna memitigasi risiko terhadap kesehatan mental serta perkembangan kognitif anak-anak. Pemerintah mengkhawatirkan paparan berlebihan terhadap platform digital telah memengaruhi pola pikir, konsentrasi, hingga perilaku sosial remaja.
Advertisement
Laporan TRT World menyebutkan adanya penurunan kemampuan konsentrasi anak hingga 30% dalam satu dekade terakhir. Bahkan, rata-rata rentang perhatian orang dewasa kini disebut hanya sekitar delapan detik. Fenomena ini dinilai berdampak langsung pada dunia pendidikan, di mana siswa semakin sulit mempertahankan fokus saat proses belajar berlangsung.
Menteri Keluarga dan Layanan Sosial, Mahinur Ozdemir Goktas, menegaskan perubahan perilaku digital tersebut telah mempersulit proses belajar mengajar di sekolah. Pemerintah, kata dia, tidak bisa tinggal diam melihat tren penurunan kualitas konsentrasi generasi muda.
BACA JUGA
Rancangan aturan yang tengah disusun disebut akan mencakup pembatasan usia akses, mekanisme verifikasi yang lebih ketat, serta kemungkinan kewajiban bagi platform untuk memperkuat sistem perlindungan anak. Kebijakan ini juga berpotensi menempatkan Turki sejajar dengan sejumlah negara yang lebih dulu menerapkan pembatasan akses media sosial bagi anak di bawah umur.
Meski demikian, wacana ini juga memicu perdebatan mengenai batas antara perlindungan anak dan kebebasan berekspresi di ruang digital. Pemerintah Turki menegaskan bahwa regulasi tersebut bukan untuk membatasi hak, melainkan memastikan ruang digital yang lebih aman dan sehat bagi generasi mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Mulai Besok! China Bebaskan Visa untuk Warga Inggris dan Kanada
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- KONI Diharapkan Perkuat Ekosistem Olahraga Daerah
- Libur Panjang, Kunjungan Wisata di Pantai Parangtritis Naik
- Rekam Tetangga Mandi, Pria Nanggulan Ditahan Polisi
- BPJS PBI Dinonaktifkan, Pemkab Gunungkidul Buka Reaktivasi Terbatas
- Rayakan Imlek di Candi, InJourney Suguhkan Atraksi Barongsai dan Liong
Advertisement
Advertisement







